Matamata.com - Johny Indo menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (26/1/2020) pagi. Aktor senior berusia 72 tahun itu wafat akibat sakit karena usia tua.
Hingga kini, jenazah masih disemayamkan di gereja tempat ia meninggal dunia, Gereja GPdI Immanuel Pdt. Stela Tiah, Tangerang. Sementara pemakamannya akan dilakukan di TPU Selapajang Jaya.
"Pemakamannya nanti di Selapajang," kata cucu Johny Indo, Santa saat dihubungi Suara.com, Minggu (26/1/2020).
Sementara itu, untuk detail waktunya belum diketahui. Sebab, akan ada doa tersendiri selama tiga hari.
"Rencana jamnya belum tahu. Secara kristen biasanya tiga hari dulu. Ada doa sendiri," jelas Santa.
Johny Indo diketahui sempat menjadi mualaf dan naik haji pada tahun 2002. Namun, di akhir hayatnya ia kembali pindah ke agama kristen. Momen itu terjadi seminggu sebelum dia wafat.
Nama Johny Indo sendiri sempat melambung di era 80-an akhir. Dia pernah membintangi sejumlah film seperti Badai Jalanan, Langkah-Langkah Pasti hingga Daerah Jagoan.
Berita Terkait
-
Anak Akui Johny Indo Seorang Kiai
-
Fairuz A Rafiq Pingsan usai Jadi Saksi, Johny Indo Dimakamkan Secara Islam
-
Antar Johny Indo ke Pemakaman, Tersangka Kasus MeMiles dan Keluarga Nangis
-
VIDEO Johny Indo Sempat Mogok Makan saat Tahu Anaknya Ditahan Kasus MeMiles
-
Tahu Anaknya Ditahan Karena Kasus MeMiles, Johny Indo Sampai Mogok Makan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo