Matamata.com - Kematian Lina Jubaedah eks komedian Sule, dipastikan karena penyakit. Berdasarkan hasil autopsi, Lina meninggal secara wajar.
Menanggapi hal itu, keluarga Lina diwakili adiknya, Yani, mengaku lega. Hanya saja, dia masih menyimpan kesedihan.
"Dengan hasil seperti itu keluarga lega, ada sedihnya ternyata almarhum ada penyakit separah itu," kata Yani ditemui Suara.com di kediamannya, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/2/2020).
Dari hasil autopsi yang disampaikan polisi Jumat (31/1/2020) kemarin, Lina Jubaedah dinyatakan memiliki penyakit semasa hidup seperti hipertensi akut.
Padahal selama ini, Yani sebagai adik tak pernah tahu jika sang kakak punya penyakit tersebut.
"Dulu nggak. Hipertensi nggak ada, lambung nggak ada," ujar Yani.
Diberitakan sebelumnya, Polrestabes Bandung mengumumkan hasil autopsi Lina Jubaedah pada Jumat (1/2/2020). Dalam keterangannya, polisi menyebut tak ada tanda-tanda kekerasan di jenazah Lina. Lina juga meninggal bukan karena diracun.
Penyidikan yang dilakukan polisi untuk menindaklanjuti laporan putra Lina, Rizky Febian di Polrestabes Bandung. Rizky melaporkan tuduhan pembunuhan berencana. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Nathalie Holscher Betah Menjomblo, Ini Penyebabnya
-
Viral! Nathalie Holscher Terima Saweran Rp150 Juta, Warganet Akui Kesalahan dan Minta Maaf
-
Waduh! Sule Jawab Cibiran Netizen soal Cucu Pertama Lahir Lebih Cepat
-
Mahalini Lahirkan Bayi Perempuan Diberinama Zairee Selina Quinlyn Kareema Febian
-
Mahalini Dikabarkan Hamil Anak Pertama, Sule Ingin Cucu Laki-laki
Terpopuler
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo