Matamata.com - Kehadiran putra bungsu Nikita Mirzani, Arkana Mawardi, yang masih berusia 9 di bulan di Polres Jakarta Selatan menimbulkan anggapan miring.
Nikita Mirzani dianggap sengaja membawa anaknya ke sana agar dirinya dijadikan tahanan rumah oleh polisi. Tapi spekulasi itu buru-buru dibantah sahabatnya, Fitri Salhuteru.
"Ya Allah itu istighfar deh. Kalau untuk tameng saya sedih banget kalau ada orang-orang bilang seperti itu. Untuk apa? Kan nggak ada yang mau juga bawa anaknya dalam kesusahan," kata Fitri Salhuteru usai menemui Nikita Mirzani, di Polres Jakarta Selatan, Sabtu (1/2/2020).
Fitri memastikan keberadaan Arkana di sana karena masih dalam masa pemberian ASI.
"Nikita bisa berbuat apa aja. Tapi untuk anak nggak mungkin dia melakukan hal bodoh. Kalau sekarang dia nggak bisa dipisahin sama anaknya (Arkana) karena bener-bener anaknya nggak bisa sama dia," ujar Fitri.
Kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid mengatakan hal serupa. Kata, anak seusia Arkana memang masih membutuhkan asupan ASI.
"Arkana sangat butuh Niki. Kak Fitri bisa jelasin jadi memang pada saat lahir perlu perawatan yang ekstra khusus, karena kebetulan masih ASI juga," ujar Fahmi.
"Karena obat yang paling dibutuhkan Arkana untuk stamina badannya ASI ibunya," katanya lagi.
Seperti diketahui, setelah Nikita Mirzani dijemput paksa oleh penyidik Polres Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020) malam lalu, perempuan yang disapa Niki itu meminta putra bungsunya untuk ikut bersamanya.
Penyidik membolehkan hal tersebut dengan menyiapkan ruangan khusus untuk menyusui.
Nikita Mirzani ditahan atas kasus penganiyaam terhadap mantan suaminya, Dipo Latief. Rencananya, polisi baru akan menyerahkan Nikita ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (3/2/2020) pagi mendatang. [Ismail]
Berita Terkait
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
-
Nikita Mirzani Tetap Kuat Usai 20 Hari Lebih Ditahan, Laporkan Reza Gladys Terkait UU ITE
-
Tak Tinggal Diam, Nikita Mirzani Balas Laporan Reza Gladys dengan Aduan Ke Polisi
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo