Matamata.com - Keterangan dari pengacara Lucinta Luna yang menyebut kliennya mengalami depresi hingga luka bengkak di bagian kakinya dibantah oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.
"Selama ini nggak ada (kabar depresi hingga kaki bengkak). Di dalam kan polisi punya dokter kesehatan pasti akan diperiksa kesehatan. Tahanan mana pun sama," kata Yusri Yunus, saat dijumpai di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020).
Rencananya Yusri akan memeriksa kembali kondisi psikis dan kaki dari Lucinta Luna melalui dokter yang bertugas di Polda Metro Jaya.
"Sekarang belum kami lihat, nanti kami akan periksa. Pelayanan kami bagus, dia juga mengakui pelayanan kami bagus," ujar Yusri Yunus.
Sementara itu, Yusri Yunus memastikan saat ini Lucinta Luna ditahan pada sel khusus Polda Metro Jaya bersama si pemasok, lantaran sama-sama transgender.
"Kan dikasih ruangan khusus sendiri ya sementara itu," ucap Yusri Yunus.
Sayangnya Yusri Yunus belum dapat memastikan sampai kapan Lucinta Luna dan pemasok berada dalam sel khusus.
"Kita masih jalan dulu lihat situasi. Dia seorang wanita, dia pasti akan dapat sel wanita kalau masuk sini. Dia wanita loh yang sudah dinyatakan di pengadilan. Kita hargai putusan pengadilan," jelasnya. [Herwanto]
Berita Terkait
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri Usai Ditangkap, Kuasa Hukum Buka Suara
-
Polda Metro Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo