Matamata.com - Meninggalnya Ashraf Sinclair menyisakan duka yang mendalam untuk BCL dan Noah.
Apalagi ia menjadi orang yang menemukan suaminya meninggal dunia.
Sepulang kerja BCL masih sempat mengobrol dengan suaminya. Penyanyi cantik tersebut kemudian membersihkan diri.
Namun, setelahnya BCL menemukan tubuh sang suami sudah dingin dan terbujur kaku.
Hal ini lantas membuat BCL merasakan trauma yang mendalam. Bahkan ia sampai tidak berani tidur di kamar yang biasanya ia tempati dengan suaminya.
"Semalem juga ketemu sama Unge. 'Ming gue takut tidur di kamar, gue nggak akan pernah bisa tidur di kamar lagi'," kisah Aming seperti yang dikutip Matamata.com dari YouTube cahnnel Trans TV Official program Pagi Pagi Pasti Happy (20/2).
"'Ya gue lihat dia kaya gitu, takut'," imbuhnya.
Lebih lanjut, Aming mengatakan bahwa BCL lebih memilih beristirahat di kamar yang berbeda.
"Sampai semalam aja dia nggak tidur di kamarnya tapi di kamar atas. Dia trauma banget sebenarnya," tutup Aming.
Berita Terkait
-
Kemendikdasmen Beri Bantuan School Kit dan Trauma Healing Murid Korban Kebakaran Kemayoran
-
Komnas HAM Desak Layanan Trauma Healing Diperkuat untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Audisi Indonesian Idol Season XIII Peserta Membludak, Maia Estianty: Di Musim Ini Banyak Cowok yang Bagus
-
BCL Pamer Foto Liburan di Roma, Wajah Tiko Aryawardhana Jadi Sorotan
-
Kini Plesiran di Italia, BCL Tetap Bahagia dan Dukung Tiko Aryawardhana Usai Dipolisikan Mantan Istri
Terpopuler
-
SBY: UMKM Kunci Ketahanan Ekonomi Hadapi Ketidakpastian Global 2026
-
Rencana Kunjungan Megawati ke Dili, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Temui Presiden Timor Leste
-
Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian
-
Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: Badut Gendong Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar Indonesia
-
KPK Duga Wamen Imigrasi Silmy Karim Terima Uang Pemerasan Sejak Menjabat Dirjen
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo