Matamata.com - Mahatma Syiwa, anak pertama Naniel Yakin, mengakui kalau selama ini keluarganya tak pernah memiliki rumah sendiri. Naniel kerap mengontrak rumah dan berpindah-pindah.
"Ayah itu memang nggak pernah punya rumah, jadi selama hidupnya dia mengontrak. Dari saya belum lahir kayaknya memang mengontrak. Nomaden kan pindah-pindah," kata Maha, sapaan Mahatma, saat ditemui di rumah duka di kawasan Pondok Aren, Jombang, Tangerang Selatan, Jumat (21/2/2020).
Saat masih bergabung di grup band Swami, almarhum Naniel Yakin sempat tinggal di kawasan Klender, Ciledug, bahkan Surabaya.
"Pindah ke Surabaya 8 tahun, pindah ke daerah sini. Akhirnya 2002 kalau nggak salah pindah ke sini sampai sekarang. Lumayan lama di sini," jelas Maha.
Naniel Yakin meninggal dunia di usia 67 tahun karena sakit infeksi paru dan ginjal. Rencananya jenazah pencipta lagu "Bento" yang dipopulerkan Iwan Fals ini akan dikebumikan di TPU Jombang Kramat, Sabtu (22/2/2020) pukul 09.00 WIB. [Ismail]
Berita Terkait
-
Doddy Sudrajat Duet dengan Mayang, Warganet Geregetan: Memang Bakat yang Harus Dipendam
-
Ashraf Sinclair Meninggal Dunia, Humas PA Jaksel Ralat Krisdayanti Cerai
-
Sebelum Meninggal, Naniel Yakin Sempat Ciptakan 2 Lagu yang Belum Dirilis
-
Terima Royalti 'Bento' Tiap Tahun, Naniel Yakin Tetap Hidup Kekurangan
-
Naniel Yakin 'Bento' Meninggal Dunia, Aulia Farhan Terancam 5 Tahun Penjara
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo