Matamata.com - Rey Utami bersama suami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar hadir di sidang kasus "Ikan Asin" yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020).Rey Utami tampak semakin syar'i dengan kerudung lebar menutup dada dan pakaian gamis longgar.
Pipinya pun tampak berisi. Selain itu, tubuhnya gemukan dan tampak lesu. Tapi gara-gara itu, muncul dugaan bahwa Rey Utami tengah hamil.
Menjawab hal itu, Rey Utami bicara gamblang. Menurutnya, tak mungkin jika ia bisa berbadan dua sementara kondisi sedang terpenjara.
"Itu nggak benar sama sekali (hamil), karena aku statusnya kan tahanan, ruang tahanan kami juga terbatas, komunikasi terbatas. Jadi kan nggak boleh, nggak mungkin juga," kata Rey Utami sebelum sidang.
Namun, Rey Utami juga berharap bisa dapat momongan jika bebas nanti. Ia berdalih bobot tubuhnya naik lantaran stres dan mengalihkannya ke makanan.
"Berat badan saya yang gemuk, memang iya, ada kenaikan berat badan memang benar. Tapi itu karena stres, frustrasi, daripada saya berbuat yang nggak-nggak lebih baik makan," jelas Rey Utami.
Berita Terkait
-
Tragedi Kebakaran Kemayoran: Calon Ibu Muda Tewas Menjelang Hari Kelahiran Pertama
-
Presiden Perintahkan Audit Layanan RS di Papua Usai Ibu Hamil Ditolak Empat Fasilitas Kesehatan
-
Cegah Stunting pada Janin, Ibu Hamil Disarankan Perbanyak Asupan Nutrisi dan Hindari Asap Rokok
-
Diperiksa Perdana di Polda Metro Jaya, Erika Carlina Serahkan Bukti dan Saksi
-
Luna Maya Dikabarkan Hamil, Ini Jawaban Maxime Bouttier
Terpopuler
-
Mendes PDT: Kebijakan Presiden Tak Naikkan Harga BBM Jaga Daya Beli Warga Desa
-
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas: Model Pengelolaan Sampah Nasional dan Inovasi Genteng Limbah
-
Bupati Banyumas Janji di Hadapan Presiden Prabowo: 2028 Bebas Sampah dan Jadi Uang
-
Tips Cegah Heat Stroke, PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Rajin Minum di Masjidil Haram
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo