Matamata.com - Istri Abi Cancer, Rita Wibowo masih terus menangis menceritakan kronologi meninggalnya sang suami. Dibeberkan Abi Cancer memang memiliki riwayat sakit Jantung sejak Oktober 2019.
"Baru ketahuannya sih mungkin karena kecapekan syuting, ketahuan Oktober itu jantungnya, detaknya sudah tidak beraturan," ujar Rita Wibowo dengan suara bergetar.
Kondisi jantung pemeran Wiro Sableng ini terus tak karuan hingga akhirnya dilakukan check up. Kemudian Desember 2019, baru diketahui jantungnya mengalami pembengkakan dan katup jantung bermasalah.
"Pas Desember dicek ternyata ada pembengkakan jantung dan katupnya itu tidak normal. Makanya jantungnya itu bengkak,"sambungnya.
Selain jantung, Abi Cancer juga memiliki riwayat asam lambung. Setiap asam lambung naik, jantungnya pun semakin tak beraturan detaknya.
"Dia juga punya asam lambung. Makanya pas tiap kumat asam lambungnya jantungnya tuh kaya apa ya detaknya nggak teratur," ujar Rita sambil menangis.
"Baru anfalnya kemarin. Dibawa ke ICU jantungnya langsung berhenti," tangis Rita pecah.
Selain asam lambung dan pembengkakan jantung, Rita juga menyebut Abi Cancer memiliki kolestrol tinggi. Sebelum meninggal, kolestrolnya mencapai 320.
Fyi, Abi Cancer meninggal dunia karena sakit Jantung pada Minggu (22/3/2020) 20.30 WIB. Dia sempat dibawa ke ICU sebelum meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo