Matamata.com - Cucu Purwaniatun, Gia mengungkapkan penyebab neneknya meninggal dunia.
Aktris yang sering berperan sebagai pembantu ini meninggal karena kanker rahim.
"Iya meninggal karena sakit. Pasca operasi, kanker rahim," ujar Giasaat dihubungi, Senin (23/3/2020).
Dia bilang semenjak operasi pengangkatan rahim kondisi sang nenek tidak kunjung membaik. Justru keadaannya semakin parah.
"Setelah dioperasi diangkat (rahimnya) setelah itu belum membaik gitu sampai sekarang," lanjutnya.
Cucunya menyebut operasi kanker rahim Puwaniatun itu terjadi sekira akhir Januari lalu. Terhitung 40 hari sebelum sang artis meninggal dunia.
"Kira-kira sekarang hari ke 40 setelah operasinya di ICU," ujarnya.
Rencananya, Jenazah Purwaniatun akan disemayamkan sore ini di TPU Pondok Kelapa. Dia tutup usia di Rumah Sakit Mayapada Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Senin (23/3/2020) sekira pukul 10.33 WIB.
Seperti diketahui, nama Purwaniatun lebih sering dipanggil Mbak Pur ini terkenal karena perannya sebagai pembantu. Hampir setiap sinetron pasti dia pembantunya.
Beberapa sinetronnya antara lain Kawin Gantung, Asisten Rumah Tangga hingga Monyet Cantik hingga Serigala Ganteng.
Berita Terkait
Terpopuler
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik 2026 yang Hemat Listrik, Baju Kinclong dan Bebas Kuman
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano