Matamata.com - Barbie Kumalasari akhirnya mengungkapkan alasannya mengapa tidak hadir dalam sidang Galih Ginanjar.
Salah satu alasan dirinya tidak hadir dalam sidang putusan ialah dikarenakan adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemi corona (Covid-19).
"Beberapa kali aku nggak kelihatan apalagi pas putusan kan karena memang semenjak adanya PSBB ini kita nggak bisa kumpul," kata Barbie Kumalasari saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2020).
Ditambah lagi dengan ditetapkannya sidang kasus "Ikan Asin" yang digelar secara teleconference. Sehingga ibu anak satu ini merasa kehadirannya tidak diperlukan. Mengingat Galih Ginanjar melakukan sidang dari sambungan video.
"Galih pun juga ada di Rutan Polda kan. Dan sidang kemarin pun pakai teleconference jadi ya menurut aku nggak ada gunanya juga aku datang ke Pengadilan Jakarta Selatan gitu," ujar Barbie Kumalasari.
Seperti diketahui sebelumnya, sidang kasus "Ikan Asin" akhirnya diputus pada 13 April 2020. Putusan sidang tersebut digelar melalui teleconference lantaran pandemi virus corona.
Dalam sidang tersebut, Galih Ginanjar divonis 3,5 tahun.(Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Dipeluk hingga Dicium, Barbie Kumalasari Disorot usai Kepergok Party Dikelilingi Pria: Ya Allah Gak Takut Digilir?
-
Barbie Kumalasari Dampingi Sunan Kalijaga Jadi Lawyer Korban KDRT, Sisi Lainnya Terungkap di Kolom Komentar
-
Mantan Pacar Jadi Tersangka Kasus Film, Barbie Kumalasari Jadi Batal Menikah
-
Barbie Kumalasari Habiskan Rp100 Juta Selama 1 Bulan Demi Menjadi Miss Party
-
Datang Sebagai Penengah, Barbie Kumalasari Tawarkan Solusi untuk Konflik Dewi Perssik dan Indah Sari
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo