Matamata.com - Saat berbagi kisah di acara Silaturahmi Online bersama KBRI Singapura, Sabtu (9/5/2020), Chelsea Islan menceritakan pengalamannya mengunjungi Papua pada 2017 untuk aksi kemanusiaan di bidang pendidikan.
Menurutnya, banyak pengalaman yang didapatkan pemain film Di Balik 98 itu selama melakukan kegiatan di sana.
Ada dua tempat yang dikunjungi Chelsea Islan di Papua yakni Wamena dan Sentani Jayapura. Perempuan 24 tahun ini merasa terharu dengan semangat anak-anak di sana untuk mau belajar.
“Saat datang kesana, kami bawa paket alat tulis, tas, sepatu. Mereka antusias banget sampai aku merasa merinding,” kenang Chelsea Islan.
Komentar dari anak-anak di Papua sana juga turut membuat Chelsea Islan ingin semakin banyak lagi memberikan bantuan kepada mereka. Terutama untuk orang-orang yang tak bisa dijangkau daerahnya.
“Banyak yang bilang, akhirnya bisa baca, dapat pendidikan. Lihat senyuman mereka, rasanya benar-benar harus memperhatikan teman-teman di sana. Terutama dalam sektor pendidikan,” katanya.
Chelsea Islan menuturkan, anak-anak di bagian Indonesia Timur bukan hanya membutuhkan pendidikan, tapi juga akses mendapatkan ilmu.
“Mereka nggak seberuntung kita di kota besar yang butuh apa-apa tinggal manfaatkan gadget dan internet,” jelasnya.
Aktris kelahiran Washington ini bahkan tak ragu untuk kembali lagi ke Papua dan bertemu anak-anak di sana. Karena baginya saat bisa berbagi ilmu dengan mereka jadi energi baru. (Rena Pangesti)
Berita Terkait
-
Christine Hakim Bantah Kontroversi Syahrini, soal Tiket 'Festival Film Cannes 2025'
-
Chelsea Islan Curi Perhatian Dunia di Cannes Film Festival 2025 dengan Kebaya Janggan
-
Pose Menantang Chelsea Islan di Hari Kartini: Aurat, Astaghfirullah
-
Rob Clinton Suami Chelsea Islan Dituding Pencitraan saat Makan di Pinggir Jalan, Auto Bela Diri: Sekalian Promosi
-
Tubuh Chelsea Islan Dibilang Gemoy, Rob Clinton Jawab Kabar Sang Istri Tengah Berbadan Dua
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo