Matamata.com - Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Vivick Tjangkung menjawab kabar yang beredar soal Dwi Sasono sakau.
Dwi Sasono dalam kondisi sehat meskipun tengah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus penyalahgunaan narkoba. Pemain Dua Garis Biru ini pun tidak pernah merasakan sakau.
"Sama sekali tidak terlihat. Semua tergantung secara psikologi DS," ungkap Vivick Tjangkung saat ditemui wartawan pada Senin (8/6/2020).
Dwi Sasono pun mengaku kepada petugas menyesal telah menggunakan barang haram tersebut. Suami Widi Mulia ini berjanji akan berhenti mengisap ganja.
"DS sangat menyesali dia juga benar-benar berjanji akan berhenti dan maksimal mengubah semua cara lama dia yang dia rasa terjerumus," jelas Vivick Tjangkung.
Bapak tiga anak itu pun mengaku bersykur karena merasa diselamatkan terhindar dari kecanduan narkotika.
"Sampai saat ini dia bersyukur pada Tuhan bahwa dia diselamatkan," sambungnya.
Seperti diketahui, Dwi Sasono ditangkap karena penyalahgunaan narkotika jenis ganja oleh jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan, pada Selasa (26/5/2020) di kediamannya kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti hampir 16 gram ganja. (Ismail)
Berita Terkait
-
Anya Geraldine Punya Hikmah Usai Bintangi Film 'Mendadak Dangdut', Makin Sayang Orang Tua
-
Film Keluarga Super Irit, Adaptasi Komik Laris Korea Selatan Dibintangi Keluarga Dwi Sasono
-
Biodata dan Agama Dwi Sasono, Pemain Paling Jago di Bahkan Voli
-
4 Karakter Utama di Film Budi Pekerti, Bakal Tayang di Toronto International FIlm Festival
-
Cerita Horor Dwi Sasono yang Debut Jadi Sutradara
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo