Matamata.com - Dwi Sasono nampaknya harus menahan rindu kepada tiga buah hatinya lebih lama lagi.
Hal ini lantaran Dwi Sasono menjalani masa detoksifikasi dan isolasi yang berlangsung selama dua pekan.
"Dia (Dwi Sasono) bisa dijenguk oleh keluarganya. Tapi kalau dua minggu awal pada masa karantina dan isolasi biasanya nggak boleh dijenguk," kata Direktur Utama RSKO Jakarta, dr. Azhar Jaya, saat ditemui di kantornya, Selasa (9/6/2020).
Aktor 40 tahun itu bisa dijenguk bila masa detoksifikasinya telah selesai, keadaannya stabil, dan semakin membaik.
Biasanya setiap pasien diberi waktu seminggu sekali untuk bisa bertemu dengan keluarganya. Namun karena adanya penyebaran covid-19 membuat pihak RSKO menghapus kunjungan untuk semua pasien rehabilitasi. Akibatnya, suami penyanyi Widi Mulia ini sepertinya akan cukup lama tak bertemu istri dan anaknya.
"Karena ada protokol covid, untuk sementara ini kita tidak diadakan dulu. Nanti kalau PSPBB sudah selesai. Biasanya seminggu sekali," jelas Azhar Jaya. (Ismail)
Berita Terkait
-
Anya Geraldine Punya Hikmah Usai Bintangi Film 'Mendadak Dangdut', Makin Sayang Orang Tua
-
Film Keluarga Super Irit, Adaptasi Komik Laris Korea Selatan Dibintangi Keluarga Dwi Sasono
-
Biodata dan Agama Dwi Sasono, Pemain Paling Jago di Bahkan Voli
-
4 Karakter Utama di Film Budi Pekerti, Bakal Tayang di Toronto International FIlm Festival
-
Punya Jabatan saat Direhab di RSKO, Coki Pardede Berhasil Bikin Teman Sekamar Rajin Salat
Terpopuler
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
-
Beradegan 'Panas' Perdana, Elina Joerg Bangga Serial 'Love & 10 Million Dollars' Raih MURI
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo