Matamata.com - Syakir Daulay menggugat perdata pemilik lebel musik ProAktif, Agi Sugianto, ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Gugatan tersebut sudah didaftarkan sejak tanggal 9 Juli 2020 lalu.
"Dua hari lalu tanggal 9 Juli (2020) kami sudah daftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," kuasa hukum Syakir, Haris Azhar, dalam jumpa pers di hotel Amaroossa, kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2020).
Menurut Haris, objek gugatan tersebut terkait dengan perjanjian pembelian akun YouTube Syakir oleh Sugianto. Haris menuding Sugianto melanggar kesepakatan, yakni belum memberikan mobil dan apartemen untuk kliennya.
"Itu kami anggap sebagai perjanjian yang curang karena mengandung sejumlah hal-hal yang tidak memenuhi syarat sebagaimana perjanjian itu dibuat," katanya.
Tak hanya ProAktif, Syakir Daulay juga turut menggugat YouTube.
"Turut tergugatnya itu perusahaan penyedia layanan Google, terutama YouTube Indonesia," ujar Haris.
Diberitakan sebelumnya, Syakir Daulay dilaporkan Sugianto karena dianggap telah mencemarkan nama baik. Persoalan ini berawal dari transaksi jual beli akun Youtube Syakir Daulay.
Sugianto mengklaim telah membeli akun YouTube tersebut. Namun setelah dibeli, Syakir Daulay malah mengumumkan di Instagram kalau akun YouTube-nya diretas oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Status Syakir Daulay di Instagram Stories tersebut secara tak langsung menuduh Agi Sugianto sebagai pencuri.
Karenanya, dia melaporkan penyanyi tersebut dengan pasal pencemaran nama baik. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Bahas Kebohongan dalam Hubungan di Kanal Youtube Barunya, Sarwendah Lagi Sindir Siapa?
-
Sisi Lain Desta yang Tidak Bisa Dilupakan Natasha Rizky: Keras di Mulut tapi Lembut di Hati
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo