Matamata.com - Sapardi Djoko Damono meninggal dunia pada Minggu (19/7/2020) pukul 09.17 WIB. Penulis Hujan Bulan Juni itu menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan.
Sesuai rencana keluarga, jenazah dimakamkan sore ini setelah waktu Ashar di Taman Pemakaman Umum Giritama, Tonjong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jenazah telah selesai dikebumikan sekira pukul 16.20 WIB usai tiba dari RS Eka Hospital sekira pukul 15.45 WIB.
Sonya Sondakh, sang istri turun dari mobil jenazah ditemani keluarga. Selama prosesi pemakaman berlangsung, foto hitam putih Sapardi Djoko Damono berukuran besar pun terus dipeluk erat oleh putrinya, Bawuk.
Istri Sapardi tampak terus menggandeng tangan putrinya selama prosesi pemakaman. Beberapa keluarga baru tampak menangis saat tanah mulai menutup liang lahat. Putri Sapardi juga tampak menyeka air matanya.
Pemakaman dilakukan dengan standar covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni berjarak dan jumlah pelayat dibatasi. Hanya keluarga dan kerabat dekat yang menghadiri pemakaman tersebut.
Selamat jalan Bapak Sapardi Djoko Damono. Karyamu akan abadi selamanya.
Berita Terkait
-
Lirik Lagu Hujan Bulan Juni - Ari Reda
-
Anji Klarifikasi Postingan Foto Jenazah Covid-19, Kondisi Polo Srimulat
-
Sapardi Djoko Damono Telah Persiapkan Makam sebelum Meninggal
-
Nyesek! Anak Ungkap Kenangan Terakhir dengan Sapardi Djoko Damono
-
Kenangan Manis 4 Seleb Bareng Sapardi Djoko Damono, Haru Pilu!
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo