Matamata.com - Fetish Kain Jarik sedang ramai diperbincangkan publik. Hal ini juga menyita perhatian Gilang Dirga.
Ia bertanya-tanya kenapa namanya dikait-kaitkan netizen dan dijuluki Gilang Bungkus.
"Ada apa dengan namaku dan bungkus???," tulis Gilang di latar warna hitam. Sementara di caption dia menulis, "Auk ah."
Unggahan Gilang memantik warganet untuk berkomentar. Banyak rekan artis yang justru meledek jangan-jangan Gilang Dirga adalah terduga pelaku pelecehan seksual tersebut.
"Jadi elo ternyata????," komentar Tina Toon.
"Oh ini toh si Gilang," seru Angi Ang.
"Jadi lo lagi riset lang????," timpal John Martin.
Kasus pelecehan seksual ini mencuat setelah ada warganet yang mengaku sebagai korban menceritakan pengalamannya di Twitter.
Dia mengaku diminta oleh Gilang, seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Surabaya, untuk membungkus dirinya dengan kain jarik atau kain batik. Gilang berdalih, sedang melakukan sebuah riset. (Yazir Farouk)
Berita Terkait
-
Napi Korupsi di Kendari Viral di Kedai Kopi, Petugas Rutan Dicopot dan Dipindahkan
-
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-67 Titiek Soeharto dari Paris
-
Kawendra Lukistian: Kasus Amsal Sitepu Cederai Semangat Presiden Prabowo Majukan Ekraf
-
Viral Troli Jadi Mainan 'Kereta-keretaan', Bandara Lombok Tegaskan Aturan Fasilitas
-
Prabowo Respons Santai Kelakar Trump: "Enggak, Enggak Ada Itu"
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo