Matamata.com - Kabar baik kini tengah dialami oleh pelawak Polo Srimulat. Pasalnya kondisinya kini mulai membaik usai keluar dari rumah sakit.
Kini, Polo masih menjalani terapi di rumah agar ia bisa berbicara dengan lancar.
"Ya perlahan mulai membaik. Saya berterima kasih atas doa dari masyarakat untuk kesembuhan saya. Terima kasih banget," kata Polo Srimulat, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (4/8/2020).
Lebih lanjut, Polo meminta doa agar kesehatannya bisa pulih secara total.
"Terapinya di rumah. Tapi maaf, saya belum bisa cerita banyak. Mohon doanya aja ya," ucap Polo Srimulat.
Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, Polo Srimulat pun diminta dokter untuk berhenti merokok dan minum minuman berakohol.
"Rokok dan minum jelas nggak boleh. Pokoknya saya harus hidup sehat. Mohon doanya aja ya," imbuh komedian 53 tahun ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polo Srimulat sempat dirawat di RS Awal Bros Bekasi selama 13 hari. Polo mengalami infeksi paru-paru hingga dipasang ventilator sebagai alat bantu pernapasan. Infeksi paru-paru yang diidap Polo sejak 2015 itu kambuh karena kebiasaan merokoknya yang kuat. (Herwanto)
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS : Kabar Duka, Polo Srimulat Meninggal Dunia
-
Kronologi Meninggalnya Polo Srimulat, Kondisi Terakhir Sang Komedian Terungkap
-
Diungkap Sang Anak, Ini Penyebab Polo Srimulat Meninggal Dunia
-
Innalillahi, Polo Srimulat Tutup Usia di RS Bekasi
-
Miller Khan dan Farina Rebecca Menikah, Regina Ivanova Hamil Anak Pertama
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo