Matamata.com - Saat berbincang bersama Gading Marten, suami Nagita Slavita ini mengaku siap menjual Rans Entertainment dengan harga Rp 1 Triliun.
"Nggak jugalah. Semua kan nggak diukur pakai uang, becanda aja itu (jual Rp 1 triliun). Tapi ya diliat kesempatannya, peluangnya, kondisinya dulu. Sekarang masih santai dulu," kata Raffi Ahmad di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2020).
Ayah Rafathar Malik Ahmad ini perlu banyak pertimbangan untuk menjual kanal YouTube miliknya. Maklum nama Rans Entertainment sudah besar.
"Bisa, tapi kan nama Rans gue harus ganti juga tuh, dipikirin berkali-kali lipat. Karena kan yang mau dibeli nama Ransnya sama semuanya. Jadi kan kalau kita itu (jual) ntar buat nama baru lagi kan berpikir dua kali," ungkapnya.
Kendati begitu, Raffi Ahmad tak menutup peluang dan kemungkinan lainnya jika mendapatkan tawaran yang dikira pantas.
"Ya belum lah. Sekarang masih pengin dikembangkan, masih pengin bikin sesuatu dulu jadinya kayaknya nanti ajalah. Belum dioptimalkan, lagian kita masih pengin berkarya di flatform itu," terang Raffi Ahmad.
"Ya benar juga sih, iseng-iseng kalau ada yang tawar Rp 1 trilliun, Rp 2 triliun dilepas," sambungnya lantas tertawa.
Sebelumnya, Raffi mengungkapkan sudah ada beberapa perusahaan bahkan stasiun TV yang mau membeli channel YouTubenya sebesar Rp 250 miliar.
(Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
Seskab Teddy, Yovie Widianto, dan Raffi Ahmad Bahas Strategi Bahasa Indonesia Mendunia
-
Rekor! Zakat Istana 2026 Tembus Rp4,3 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Ngeri! Akibat Cuaca Buruk, Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Jatuh di Bali
-
Gibran Rakabuming Apresiasi Konser Amal dan Film Timur untuk Korban Bencana Sumatera
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo