Matamata.com - Yopie Latul menghembuskan napas terakhirnya di RS Cibinong, Bogor pada, Selasa (9/9) pukul 15:32 WIB. Rencananya, jenazah pelantun lagu "Poco-poco" ini akan dikremasi. Hal tersebut diungkap oleh salah seorang sahabat Yopie Latul, penyanyi Andre Hehanussa.
"Kemungkinan (jenazah) dikremasi," kata Andre Hehanusa kepada Matamata.com, Senin (9/9/2020).
Kendati begitu, belum diketahui kapan jenazah Yopie Latul akan dikremasi. Pasalnya, saat ini keluarga masih berunding.
"Masih menunggu keputusan keluarga," ucapnya.
Seperti diketahui sebelumnya, ucapan belasungkawa memenuhi kolom komentar Instagram Yopie Latul, @yopie.latul.
Penyanyi asal Maluku ini dikabarkan meninggal dunia setelah dinyatakan positif tertular virus corona (Covid-19).
Sejak kabar meninggal itu ramai diperbincangkan di Twitter, warganet berbondong-bondong menuliskan ucapan duka untuk pelantun "Simalakama" ini. (Evi Ariska)
Berita Terkait
-
Sempat Sepanggung dengan Yopie Latul, Ini Hasil Tes Covid-19 Ruth Sahanaya
-
Anggota Keluarga Dipastikan Tak Menularkan Covid-19 dari Yopie Latul
-
Yopie Latul Positif Corona, Padahal Selalu Patuhi Protokol Kesehatan
-
Nella Kharisma dan Dory Harsa Sudah Menikah, Nikita Mirzani Protes Anies
-
Diiringi Isak Tangis Keluarga, Pemakaman Yopie Latul Berlangsung Khidmat
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo