Matamata.com - Carllo Satryo, anak Yopie Latul mengaku tak percaya sang ayah bisa terpapar virus corona (Covid-19). Menurutnya, sang ayah selalu mematuhi protokol kesehatan.
"Itu yang saya nggak nyangka. Karena kami di keluarga memang benar-benar di jaga banget," kata Carllo kepada Matamata.com, usai proses pemakaman Yopie Latul di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020).
"Kami selalu pakai handsainetazer, hampir setiap bulan disemprot. Kebetulan pas lihat hasil papa positif sempet kaget satu keluarga karena berfikir ko bisa yah, dari mana?," ujarnya.
Sementara itu, Carllo menilai sosok Yopie Latul sebagai ayah yang sangat penyayang. Yopie juga selalu mendukung anak-anaknya dalam hal apapun.
"Papa itu orang yang luar biasa yah, dia selalu mendukung apapun yang keluarganya lakuin," kata Carllo.
Tidak hanya itu, dia bilang terhadap orang lain pun, Yopie Latul selalu mendukung dalam hal berbuat kebaikan.
"Nggak usah keluarganya, kalau untuk orang lain pun dia sangat luar biasa mendukung hal-hal yang baik. Jadi menurut saya dia ayah yang hebat yah," kata Carllo.
Sayangnya, sebelum meninggal mendiang Yopie Latul tak mengucapkan pesan terakhir kepada anak-anaknya.
"Nggak ada, karena memang prosesnya cepat banget. Dari dia masuk rumah sakit sampai akhirnya dia meninggal cepet banget yah," tuturnya. (Herwanto)
Berita Terkait
-
Sempat Sepanggung dengan Yopie Latul, Ini Hasil Tes Covid-19 Ruth Sahanaya
-
Anggota Keluarga Dipastikan Tak Menularkan Covid-19 dari Yopie Latul
-
Nella Kharisma dan Dory Harsa Sudah Menikah, Nikita Mirzani Protes Anies
-
Diiringi Isak Tangis Keluarga, Pemakaman Yopie Latul Berlangsung Khidmat
-
LIVE: Prosesi Pemakaman Yopie Latul
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo