Matamata.com - Personel grup Orkes Moral Pengantar Minum Racun atau OM PMR, Yuri Mahippal menegaskan bahwa Budi Santoso alias Budi Padukone meninggal dunia bukan karena virus corona atau COVID-19. Pasalnya dari hasil swab test, Budi Padukone sudah dinyatakan negatif COVID-19.
"Sebelum di bawah ke rumah sakit juga udah tes dan dinyatakan negatif," kata Yuri Mahippal saat ditemui di rumah duka kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2020)
Dia juga menjelaskan kalau almarhum telah lima tahun mengidap penyakit di bagian lambung. Ditambah, beberapa bulan ini, ia juga sempat sakit tifus dan juga paru-paru.
"Sudah cukup lama sakit lambungnya, cuma karena efek ini (paru-paru) sama lambung itu kalo sudah naik apa yang dia makan keluar lagi," jelas Yuri Mahippal. "Jadi di kasih buah, udah di kasih bubur kalo lambungnya udah mual dia keluarin lagi. Jadi kaya cuma-cuma obatnya gak ketelen," imbuhnya.
Yang pasti, dia menegaskan kematian rekannya itu tidak berkaitan dengan COVID-19. "Non COVID-19 hasilnya negatif, semua (datanya) ada sama istrinya," tegas Yuri Mahippal.
Budi Padukone menghembuskan napas terakhir pada Senin (5/10/2020) sekitar pukul 16.15 WIB dalam perjalanan ke rumah sakit. Jenazahnya sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2020). (Herwanto)
Berita Terkait
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo