Matamata.com - Sosok Rahmat Junjung Sianturi mengatakan bahwa dirinya telah mendapat ancaman usai melaporkan akun YouTube milik Nikita Mirzani ke polisi. Ancaman itu didapatnya melalui telepon dan pesan WhatsApp. "Saya sebagai warga negara sudah melaporkan harusnya saya dapat piagam, sudah saya informasikan dapat perlindungan hukum. Bukan saya malah diintimidasi," ungkap Rahmat saat jumpa press di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2020).
Menurut Rahmat, ada seseorang yang memintanya agar berhenti memperkarakan konten Nikita Mirzani di YouTube. "Ada beberapa WA, telepon ke saya, bahwasanya ini jangan dilanjutkan. Tapi berkat suporg kuasa hukum saya, aktivis kota Medan jadi berjalan terus," tutur Rahmat.
Sampai saat ini, dia tidak diketahui siapa di balik para pelaku yang mengancamnya. "Saya tidak tahu (para pelakunya). Mereka lewat telepon 'Ada rencana yah mau melaporkan akun Crazy Nikmir, atau dipertimbangkan lagi atau jangan dilaporkan'," ungkap Rahmat.
Karena itu, Rahmat meminta pihak berwajib agar bisa mengusut laporannya terhadap akun pribadi Nikita Mirzani. "Pihak kepolisian harus turunkam semua ahli, ahli bahasa, ahli kalimat, semuanya untuk menguji laporan saya ini," pinta Rahmat.
Seperti diketahui, Rahmat mewakili masyarakat Medan melaporkan akun YouTube Nikita Mirzani, Crazy Nikmir Real ke Polda Sumatra Barat.
Laporan terkait dugaan pornografi dan asusila terhadap anak di bawah umur pada Senin (26/10/2020). Hal itu berkaitan dengan konten wawancara Nikita Mirzani dengan Cimoy Montok yang disebut meresahkan. Di situ, Nikita Mirzani bertanya-tanya soal hal berbau dewasa kepada remaja 16 tahun itu. (Ismail)
Berita Terkait
-
Reza Gladys Melawan di Persidangan, Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam
-
Siap Bongkar Fakta di Persidangan, Nikita Mirzani Hadapi Bos Skincare Reza Gladys
-
Tetap Bersinar di Balik Jeruji, Dinar Candy Ungkap Nikita Mirzani Ceria dan Glowing di Penjara
-
Nikita Mirzani Tetap Kuat Usai 20 Hari Lebih Ditahan, Laporkan Reza Gladys Terkait UU ITE
-
Tak Tinggal Diam, Nikita Mirzani Balas Laporan Reza Gladys dengan Aduan Ke Polisi
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo