Matamata.com - Sebelum Tulus membuka penampilannya, ia mengenalkan sosok Dere yang debut di label barunya Tiga Dua Satu. Dere yang punya suara khas membawakan lagu berjudul Kota.
Tulus sendiri tak berada di Candi Prambanan bersama musisi lainnya, namun penampilannya tetap membuat penonton menyanyi dari rumah. Diketahui dari panitia, Tulus tengah tak enak badan dan tak bisa terbang menyanyi langsung di Candi Prambanan.
Penyanyi bertubuh tinggi ini membawakan lagu Gajah untuk pembukaan. Meski tak sehat, Tulus tetap totalitas tampil menghibur penonton.
Suara merdu dan musik dari Tulus pun mengalun indah buat lagu Jangan Cintai Aku Apa Adanya berlanjut Ruang Sendiri dan Monokrom. Menuju lagu yang sedikit mellow, Tulus membawakan lagu Labirin dan menutup penampilan dengan Tukar Jiwa.
Meski tampil di akhir acara, penonton masih goyang dan nyanyi bareng Tulus lewat lagu terbarunya berjudul Adaptasi dan lagu andalannya Sewindu. Suara indah Tulus nggak berubah ya meski sedang tidak fit.
Gimana nih lihat Tulus jadi penutup hari pertama Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 kali ini? Siap-siap buat hari kedua nih!
Berita Terkait
-
Dere: Semoga Indonesia Terus Tenteram dan Warganya Saling Menjaga
-
Dere Umumkan Lagu Terbaru Berjudul 'Mawar', Rilis 14 Februari 2025
-
Bucin ke Tissa Biani, Dul Jaelani Sesumbar Ada Seribu Wanita yang Ingin Dekat Dengannya
-
Maafkan Suami, Ternyata di Momen Ini Lady Nayoan Merasakan Ketulusan Rendy Kjaernett
-
Nyanyi di Bawah Terik Matahari, Tulus Sihir Penonton dengan Penampilan Langka: Saya Senang Tapi..
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo