Matamata.com - Rizky Billar mengenang masa sulitnya sebelum menapaki kesuksesan seperti saat ini. Dia sempat menjalani masa terendah dalam kehidupannya hingga merasa frustasi. Sulitnya cari kerja membuatnya berkeinginan jadi buruh di Jepang. Peristiwa itu terjadi 2017, saat Rizky Billar jarang syuting. Kehidupannya mulai berantakan, sebab ia tak lagi mendapat penghasilan.
"Saya frustasi, kok gini-gini aja hidup gue. Apa mungkin entertain bukan jalan say'. Saya sempat mikir gitu," kata Rizky Billar di saluran YouTube Abdel Achrian, Rabu (4/11/2020). Rizky Billar menghubungi sang kakak yang kebetulan bekerja di Jepang. Namun ternyata pekerjaan itu jauh dari kata enak.
"Kakak saya sempat menawarkan, 'Ya sudah kalau mau kerja, di pabrik'," kata pesinetron Anak Jalanan ini. Kakak Rizky Billar kemudian melanjutkan, "pekerjaannya agak berat. Karena alat berat dan risikonya besar."
Hal itu disampaikan kakak Rizky Billar terlebih dulu lantaran ia tahu adiknya adalah sosok yang sembrono. "Diledekin, nanti pulang dari Jepang jarinya tinggal empat," kenang Rizky Billar saat bercanda dengan kakaknya. Niat ini sempat diungkap Rizky Billar pada teman-temannya. "Pokoknya kalau dalam empat bulan ini nggak ada panggilan syuting, gue terpaksa ke Jepang," katanya.
Aktor yang memulai karier entertainment sejak 2014 itu salat istikarah dan meminta petunjuk. Sampai akhirnya tanpa diduga ia diajak casting. "Waktu teman saya ngajak casting di MNC, tadinya pikir, pasti ujung-ujungnya nggak jadi syuting. Tapi ya sudah dijalani," kata lelaki yang akrab disapa Billar ini.
Setelah casting, kekasih Lesti Kejora ini justru dapat tawaran langsung syuting dari rumah produksi lain. "Wah, galau dong. Saya akhirnya salat istikarah lagi minta petunjuk," tutur Rizky Billar. Sampai kemudian ia memilih melanjutkan proyek awal. "Kalau nggak jadi, ya sudah saya pasrah ke Jepang," katanya membatin saat itu. Tapi ternyata Rizky Billar diterima di penggarapan sebuah sinetron dan perlahan ekonomi mulai membaik. Niatnya ke Jepang pun luntur seketika.
Berita Terkait
-
Jepang Sebut Indonesia Destinasi Investasi Menjanjikan, Sektor Otomotif Jadi Andalan
-
Muhaimin Iskandar Ajak BUMN Fasilitasi PMI ke Jepang Lewat Program SMK Go Global
-
Bawa Investasi Rp380 Triliun, Presiden Prabowo Tiba di Jakarta Usai Lawatan dari Jepang dan Korsel
-
Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Hubungan Bilateral Tanpa Bahas Politik
-
Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang, Diaspora Dorong Produk UMKM Go Global
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo