Matamata.com - Dallas, putra Gatot Brajamusti menjadi saksi kepergian ayahnya di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta Timur pada Minggu (8/11/2020).
Sebelum tutup usia, Gatot Brajamusti dikatakan mengeluh sakit. Sehingga lelaki 58 tahun itu dilarikan ke rumah sakit.
"Memang mengeluh sakit, karena beliau kan punya diabetes. Udah gitu aja," kata Dallas saat dihubungi Suara.com pada Minggu (8/11/2020).
Berdasarkan pernyataan dokter, Gatot Brajamusti meninggal dunia sore tadi sekitar pukul 16.11 WIB.
Jenazahnya pun kini telah diberangkatkan ke Sukabumi untuk dimakamkan.
"Sekarang sudah dijalan menuju Sukabumi. Rencananya akan dimakamkan besok," terangnya.
Dallas pun menyudahi wawancara dikarenakan sedang mengendarai mobil
"Maaf, saya lagi bawa mobil," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Aa Gatot Brajamusti meninggal dunia pada Minggu (8/11/2020) sekitar pukul 4 sore.
Ia meninggal saat masih menjalani hukuman penjara. Kabarnya penyakit stroke yang dideritanya sejak lama adalah penyebabnya.
Jenazah pun rencana akan dimakamkan di Sukabumi keesokan harinya, Senin (9/11/2020) atas kesepakatan keluarga.
Berita Terkait
-
Reza Artamevia Makin Bugar Habis 6 Bulan Direhabilitasi
-
Pengacara Sebut Reza Artamevia Dapat Sabu dari Gatot Brajamusti di Lapas
-
Tak Terawat, Bekas Padepokan Gatot Brajamusti Sempat Buat Warga Ketakutan
-
Sebelum Meninggal, Ini Pesan Terakhir Gatot Brajamusti ke Anaknya
-
Pemakaman Gatot Brajamusti Dipadati Warga Sukabumi
Terpopuler
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
KSP Muhammad Qodari Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
-
Fadli Zon Respons Putusan PTUN Jakarta Terkait Gugatan Isu Pemerkosaan Mei 1998
-
Srikandi Paspampres Unjuk Gigi dalam Upacara Kawal Istana Merdeka Spesial Hari Kartini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo