Matamata.com - Terkait kesaksian polisi bahwa kliennya mendapatkan narkoba jenis sabu seberat 0,78 gram dari guru spritualnya, Gatot Brajamusti alias Aa Gatot dibenarkan oleh kuasa hukum penyanyi Reza Artamevia, Beny Ehanusa. Mirisnya, Reza dikasih sabu saat membesuk Gatot di Lapas Cipinang, Jakarta Timur.
"Betul (didapat dari Gatot). Memang pada saat terdakwa itu ditangkap di kafe itu memang sudah secara sukarela mengatakan bahwa barang itu dari almarhum Gatot," kata Beny Ehanusa usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (8/4/2021).
Kuasa hukum Reza yang lain, Lederman Ujiawan, menilai Reza merupakan korban Gatot. Sebab menurutnya, Reza selalu diberi sabu secara cuma-cuma alias gratis oleh Gatot.
"Reza ini salah pergaulan lah, bergaul dengan Gatot akhirnya dikasih terus secara gratis. Akhirnya ini yang menyebabkan dia ketergantungan," kata Lederman.
Lederman menduga soal penangkapan Reza Artamevia hasil jebakan. Soalnya, Reza langsung dicokok polisi baru satu jam menerima sabu dari Gatot.
"Bisa aja ini jebakan, bisa juga kan, karena cuma selang satu jam dikasih dari Lapas, keluar langsung ditangkap. Ini kan yang tahu barang dikasih itu cuma si Gatot sama saksi kawannya itu si Oktavia. Jadi kan cuma dua orang itu tahu barang ini," kata Lederman.
Kendati begitu, berapa kali istri almarhum Adjie Massaid itu menerima sabu dari Gatot, tim kuasa hukum tak tahu secara pasti.
"Kita nggak tau sering atau nggak, karena kita nggak pernah tau perhatikan, dia sering menjenguk atau tidak kita nggak tau. Yang pasti (dapatnya) dari Lapas)," ucap Kamil Daud yang juga pengacara Reza Artamevia. "Tadi kan saksi kepolisian mengakui (Reza dapat sabu) dari Lapas penjara," kata Beny menimpali.
Fakta yang diungkap oleh polisi dan diakui kuasa hukum Reza ini cukup mengejutkan. Sebab dengan demikian, ini bukan kali pertama Gatot Brajamusti terlibat dalam kasus narkoba yang menjerat Reza.
Gatot sendiri telah meninggal dunia pada 8 November 2020 di Rumah Sakit Pengayoman, Jakarta. Dari penangkapan Reza, kepergiannya hanya berselang sekitar 2 bulan.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Terjerat Kasus Narkoba, Polres Jakbar Cokok Aktor Fachri Albar
-
Terungkap! Sang Istri Hamil 5 Bulan, Thariq Halilintar: Pengen Jadi Papa yang Baik
-
Ingat Momen Aaliyah Massaid Kecil Nangis Kangen Ibunya, Angelina Sondakh Berjanji Tak Akan Geser Posisi Reza Artamevia
Terpopuler
-
Jadwal One Way Tol Trans Jawa 18 Maret 2026 dan Titik Contraflow Terbaru
-
Thailand Jajaki Pembelian Minyak Rusia guna Amankan Pasokan Domestik
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Cek Kesiapan Prajurit Yonif TP 845 Ksatria Satam di Babel
-
Sambut Lebaran Idul Fitri 1447 H, Musisi Rucky Markiano Luncurkan Lagu 'Dosa'
-
Sukses jadi Intel, Iptu Sukandi Rekam Lagu 'I Love You Bhayangkari' untuk Sang Istri
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano