Matamata.com - Musisi Pongki Barata mendadak membeberkan jika salah satu lagunya yang dicover penyanyi di YouTube dicuri.
Ini karena lagunya yang dicover sudah masuk ke platform musik digital tanpa sepengetahuan dirinya maupun pengcover lagunya.
"Cuman mau cerita aja, salah satu lagu saya, yang di-cover oleh teman youtube cover (yang saat itu belum urus lisensinya), di ‘curi’ dan dimasukkan ke-spotify," curhatnya lewat akun Twitternya, Minggu (15/11/2020).
Ia mengaku belum mendapatkan apa-apa padahal sudah menghasilkan uang, makanya merasa kalau lagunya sudah dicuri.
"Sudah menghasilkan, tanpa saya dan teman yang cover itu mendapatkan apa apa," lanjutnya.
Personil The Dance Company ini juga memberikan peringatan pada netizen. "So guys, jgn asal cover ya, please," tegasnya.
Seperti diketahui, Pongki Barata merupakan salah satu musisi besar di Tanah Air. Saat masih bersama Jikustik, ia telah menciptakan lagu-lagu hits seperti Puisi, Aku Milikmu Malam Ini dan banyak single lainnya.
Berita Terkait
-
Artika Sari Devi dan Puteri Indonesia 2024 Gelar Acara Buka Puasa Bersama
-
Sophie Navita Heran Ingat Perlakuannya ke Suami saat Depresi: Itu Gila!
-
Sophie Navita Curhat Pernah Dikatai Si Koreng saat Sekolah, Bongkar Penyebabnya ke Daniel Mananta
-
Pongki Barata Hadiri Anniversary Raffi Nagita: Ngamen Langsung di Andara!
-
Tami Aulia Ungkap Tantangan Terbesar Usai Rilis Single 'Aku yang Terbuang'
Terpopuler
-
RI Incar Kursi Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kumpulkan Panglima TNI dan Deretan Purnawirawan, Bahas Dukungan Program Pemerintah
-
Kejagung Periksa Pegawai Kementerian ESDM Terkait Kasus Korupsi Tambang PT AKT
-
Aldy Riva dan Alexander Nicholi Asal AS, Temukan Teknologi IT Canggih 'Anodyne'
-
Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Wamentan: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo