Matamata.com - Mantan aktor cilik, Nizam Hasan membagikan kabar duka, neneknya yang akrab disapa Mimih meninggal dunia pada Sabtu (28/11/2020).
Nizam mengunggah foto sang nenek yang mengenakan jilbab merah senada dengan busana muslimah yang dipakai. Ia hendak mencium suaminya yang disapa Nizam dengan panggilan Baba.
"Inalillahi wa innailaihi rajiun. Selamat jalan mimih," tulis Nizam di Insta Story, Minggu (29/11/2020).
Nizam menambahkan caption di bawah postingan tersebut bahwa kini sang nenek sudah berkumpul dengan kakeknya yang lebih dulu dipanggil Tuhan.
"Sekarang mimih sudah di surga bersama Baba," katanya.
Meski sempat menyisipkan emoji wajah menangis, tapi Nizam berusaha ikhlas melepas kepergian sang nenek.
"Kita percaya ini rencana terbaik Allah," tambahnya.
Tak berselang lama, Nizam kembali mengunggah foto jenazah sang nenek.
Tubuhnya yang terbujur kaku terlihat sedang dibacakan doa oleh seorang perempuan berjilbab hitam.
Foto tersebut direpost Nizam dari salah satu kerabatnya, Nisya Fadhillah.
"Love You mimih," tulis aktor 15 tahun itu.
Dipantau dari postingan asli di Instagram @nisyafdh, ia sudah memposting foto jenazah nenek Nizam pada 28 November 2020. "Insya Allah jannah ya Allah," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo