Matamata.com - Grup band Slank ulang tahun ke-37 tahun ini. Namun perayaan ini digelar virtual karena pandemi virus corona.
Sejumlah sahabat Slank dari musisi hingga pengamat musik telah hadir secara daring saat membuka acara ulang tahun Slank. Mereka menguak fakta unik yang jarang diketahui soal Bimbim cs ini.
Salah satunya pengamat musik Bens Leo yang memaparkan kisah di balik lagu Slank, Balikin. Semua berawal dari aktivitas tur Slank di berbagai kota di Jawa dan bertemu dengan empat pemuda asal Cirebon.
"Di RRI Semarang, mereka berdiri dan bilang (slogan Slank) Selama Republik Indonesia berdiri, Slank tak pernah bubar. Bimbim terus bingung, tanya mereka kok tahu itu," kata Bens Leo dalam kanal YouTube Budaya Saya, Sabtu (26/12/2020)
Mereka mengatakan naik motor berhari-hari tanpa mengantongi uang dan hanya dibantu penggemar Slank, Slankers. "Bensin diisi sama Slankers, makan dari Slankers di sana. tidurnya kan ada masjid. Kata pemuda itu, Bimbim langsung nangis," ujar Bens Leo mengenang.
Sampai pada momen Slank meninggalkan Jawa Tengah dan melanjutkan tur ke Jawa Timur. Di sinilah Slankers itu memberikan bendera kebesaran kepada rekannya.
"Ketemu Slankers dari Malang yang jemput di kota Ngawi. Ini perbatasan persis. Diserahkan spanduk dari Jawa Barat, Jawa Tengah itu ke slank Jawa Timur," kata Bens Leo
Bukan hanya personel Slank, tapi juga Bens Leo merasakan perasaan haru. Sebab cinta yang diberikan penggemar sangat besar kepada band tersebut.
Padahal momen itu bertepatan saat beberapa personelnya masih menggunakan narkoba. Slank meneruskan perjuangannya sebagai band, alih-alih bubar.
"Saat itu mereka masih make mas. Itu susahnya setengah mati. Hal yang mengerikan itu kalau gaya hidup slank ditiru orang lain tapi kini mereka bisa membuktikannya,” kata Bens Leo.
Cinta penggemar buat Slank yang membuat band ini terus ada dan akhirnya meninggalkan barang haram tersebut. "Saat itulah ketemu lagu Balikin," kata Bens Leo.
Acara perayaan ulang tahun Slank masih berlanjut hingga nanti malam. Ada pula penampilan dari Andi Rif, Sandi Pas Band, Steven Coconut Treez dan beberapa lainnya selain cerita dari para sahabat.
Berita Terkait
-
Slank Ungkap Royalti Musik Tak Selalu Menjanjikan: Yang Penting Bisa Terus Berkarya
-
Mengharukan, Anang Hermansyah Kenang Pengorbanan Bunda Iffet: Saya Dikasih Tempat Tidur di Tengah Lantai
-
Bunda Iffet Wafat: Sosok Penjaga Jiwa Slank Berpulang, Para Musisi Tanah Air Berduka
-
Terungkap! Tiko Aryawardhana Ternyata Saudara Sepupu Bimbim Slank
-
Ayah Bimbim Slank Dikenang Baik, Anang Hermansyah: Beliau Mengajarkan untuk Selalu Tidak Putus Asa
Terpopuler
-
Pemprov DKI Hentikan Operasional Open Dumping di Zona 4A TPST Bantargebang
-
Mendiktisaintek Dorong Hilirisasi Riset Kampus untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Menko Pangan Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Jepara Sesuai Standar Gizi
-
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Anggota Terkait Kasus Minyak Goreng
-
Formal: Jusuf Kalla: Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban dan Kemajuan Ekonomi Umat
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano