Matamata.com - Kabar duka disampaikan vokalis Serempet Gudal @sela_good. Hamid Hendrawan atau yang viral disapa kakek Sugiono Indonesia meninggal dunia.
Hamid meninggal di usia 70 tahun karena sakit. Disebut oleh Sela, pria yang akrab disapa Mbah Kung itu meninggal karena sakit. Ia sempat dirawat di rumah sakit sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
Lewat postingan Instagram, Sela mengucapkan selamat jalan kepada pria asal Jepara itu. Sela juga meminta doa agar Mbah Kung diterima di sisi-Nya.
"Selamat Jalan Mbah Kung, Selamat jalan mbah hamid hendrawan. Doa yang baik-baik buat beliau yo cahh. Dimaafkan semua kesalahan yang pernah dilakukan semasa hidup. Tugas kita mendoakan yang terbaik," tulis Sela dengan memposting video bersama Mbah Kung.
Ucapan duka langsung membanjiri kolom komentar. Banyak yang mendoakan pria yang viral karena sering pamer kemesraan dengan wanita-wanita muda itu.
"Selamat jalan mbah kung...," tulis netizen. "smoga husnul khotimah," sahut yang lain. "Rest in peace Mbah," timpal netizen.
Beberapa waktu lalu, Mbah Kung ramai jadi perbincangan karena sering pamer kemesraan dengan wanita muda. Hal itu yang membuatnya dijuluki sebagai kakek Sugiono Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
KSP Muhammad Qodari Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
-
Fadli Zon Respons Putusan PTUN Jakarta Terkait Gugatan Isu Pemerkosaan Mei 1998
-
Srikandi Paspampres Unjuk Gigi dalam Upacara Kawal Istana Merdeka Spesial Hari Kartini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo