Matamata.com - Pak Ogah atau Abdul Hamid mengalami stres gara-gara penyakit penyumbatan pembuluh darah di otak. Gara-gara penyakitnya itu, Pak Ogah menjadi sulit bicara.
Padahal, Pak Ogah selama ini bekerja sebagai pengisi sulih suara. Tapi karena tak lagi bisa bicara dengan benar, pekerjaan pun mustahil didapatkan.
"Sekarang ini suaranya enggak ada, penghasilan pun enggak ada, tambah stres dia makanya minta pulang terus ke rumah (dari rumah sakit)," kata istri Pak Ogah, Yuyun Widiyawati, saat ditemui di kediamannya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/5/2021).
Meski sulit bicara, Pak Ogah berusaha untuk menyampaikan perasaannya. PA
"Masih mau kerja sama teman-teman, tapi gimana ya. Nasib, nasib suara habis, kadang ada kadang enggak ada,” tutur Pak Ogah.
Yuyun mengakui, sebelum sakit Pak Ogah masih aktif mengisi suara. Salah satunya di acara Laptop Si Unyil. Bahkan saat Pak Ogah sakit, ia masih menerima bayaran dari pihak televisi.
"Masih aktif jadi dubber, sebelum sakit masih di Laptop Si Unyil. Pas sakit masih dibayar waktu itu. Sebulan tujuh kadang-kadang, sejak Covid jadi sepi," imbuh Yuyun.
Menurut Yuyun, suaminya biasanya mengisi suara cukup melalui ponsel. Maka tak heran Pak Ogah stres dan membanting ponselnya, saat ia mulai merasakan kesulitan bicara.
"Sudah tiga bulan (sakit) cuma enggak ada gejala pusing atau apa. (Awalnya) dia cuma sering ngelempar HP, dikira rusak, padahal enggak. Saya bilang ini bukan HP yang rusak tapi otak yang rusak," tutur Yuyun.
Berita Terkait
-
14 Artis Meninggal di Tahun 2022, Terkini Pak Ogah
-
Pak Ogah Sempat Rewel dan Berontak sebelum Meninggal: Sebentar Lagi Mau Mati
-
Istri Ungkap Firasat sebelum Pak Ogah Meninggal Dunia, Sempat Mimpi Ada Pesta
-
LIVE: Suasana Haru Pemakaman Pak Ogah
-
5 Fakta Pak Ogah, Karakter di Si Unyil yang Lekat dengan Abdul Hamid
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo