Matamata.com - Ayah Mpok Alpa, Niman bin Kempit telah dimakamkan di tanah wakaf keluarga di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (3/6/2021). Mpok Alpa menjelaskan ayahnya meninggal tadi malam karena sakit.
"Jam 11 lewat tadi malam (meninggal dunia), ujar suami Mpok Alpa, Aji Darmaji di rumah duka di kawasan Ciganjur, Jakarta, Kamis (3/6/2021).
"Sakit, baba (sapaan akrab mpok Alpa ke ayah) kan emang udah tua kan, jadi sakit sembuh sakit lagi gitu," sambung Mpok Alpa menimpali.
Dijelaskan, ayahanda sudah sakit sejak pertama kali Mpok Alpa viral di media sosial. Ia memiliki riwayat asma kambuhan.
"Itu sudah berobat jalan. Sakit orang tua namanya juga, asma," tutur pemilik nama asli Nina Carolina itu.
Ayah Mpok Alpa meninggal dunia sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. Beberapa hari sebelumnya, dokter sudah didatangkan ke rumah untuk merawat sang ayah.
"Nggak (dibawa ke rumah sakit), kemaren udah dokter yang ke rumah," tutur Mpok Alpa.
Mpok Alpa mengaku sudah ikhlas akan kepergian ayahnya. Ayahanda meninggal dunia di usia 75 tahun.
Berita Terkait
-
Suami Mendiang Mpok Alpa Datangi PA Jaksel, Ternyata Ini Sebabnya
-
Mpok Alpa Meninggal Dunia, Ini Firasat Raffi Ahmad
-
Bintang Sinetron Syarief Khan Berduka, Kehilangan Sosok Mpok Alpa: Saya Sempat Jenguk ke RS
-
Mpok Alpa Meninggal Dunia, Ternyata Sembunyikan Penyakitnya
-
Rumah Mpok Alpa Dilempar Celana Berkali-kali, Diduga Teror dari OTK
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo