Matamata.com - Suami Dewi Irawan, Lukman Karim Marini meninggal dunia pada Senin (12/7/2021(. Hal itu diketahui dari unggahannya di Instagram Story.
"Sambil menunggu waktu Dhuha, kirim doa tuk suamiku yang tercinta, Luca.. ya Allah, kalo boleh hamba meminta waktu jeda yg agak panjanganlah yaa... setelah adikku Ria kemudian ibuku, sekarang suamiku Luca," tulis Dewi Irawan dikutip dari instagram storynya, Selasa (13/7/2021).
Kendati demikian, Dewi Irawan paham setiap hal yang ada di bumi adalah kepunyaanNya. Namun, ia tetap menumpahkan uneg-unegnya.
"Aku sih ngerti banged ya Allah engkau sang Empunya, pemilikNya.. aku ikhlas, ridho lillahi taala, karena semua hanya titipan saja. Semoga waktu jedanya lamaan, hati hamba lelah ya Allah," lanjutnya.
Dikonfirmasi mengenai kabar duka tersebut, Dewi Irawan membenarkan. Melalui pesan singkat, ia menyebut sang suami meninggal dunia 12 Juli 2021 kemarin.
"Iya betul (meninggal dunia) tanggal 12 juli 2021, jam 11.19 pagi waktu Italia, beda waktu 5 jam dengan Indonesia," jelasnya singkat.
Dewi Irawan juga membeberkan tak ada permintaan suami yang belum terwujud. Dalam dukanya, Dewi Irawan juga mengaku sang suami sudah ikhlas atas kepergiannya.
"Sudah ikhlas untuk pergi, karena dia tahu waktunya singkat karena penyakitnya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Penuh Haru! Kisah Acha Septriasa Pindah Agama dalam 'Air Mata Mualaf'
-
Nagita dan Raffi Ahmad Pisah Ranjang, Suami Alyssa Spischak Ganti Nama
-
Suami Dewi Irawan Meninggal Dunia, Mikha Tambayong Lulus S2 Harvard
-
Jenazah Suami Belum Dimakamkan di Italia, Dewi Irawan Mohon Doa
-
Dewi Irawan Temani Suami Pengobatan di Italia Sejak Bulan Mei 2021
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo