Matamata.com - Pemain sinetron Ferry Irawan terpaksa vakum dari dunia hiburan Tanah Air karena sakit. Ferry mengatakan, sakit yang dirasakannya sekarang adalah penyakit lama yang kambuh.
"Sebenarnya ini sakit lama yang kambuh lagi. Dokter bilang jangan sampai kambuh karena bisa lebih berat dari keadaan pertama," kata Ferry Irawan, di kediamannya di Bekasi, Kamis (15/7/2021).
Masih lemas dan tak bisa bicara dengan baik, Ferry Irawan pun menyerahkan pembicaraan ke adiknya. Dijelaskan sang adik, Ferry mengidap Dystonia, penyakit gangguan saraf otot.
"Penyakit dulu namanya Dystonia. Cuma merembet ke syarat kejepit," ujar Ari, adik Ferry Irawan.
"Dystonianya di kepala, jadi lehernya bengkak. Beda sama cancer," sambungnya.
Meski tak terlalu serius, pengobatan yang tak tuntas dilakukan dahulu dikhawatirkan semakin parah kini. Sebab, disebutkan adiknya, pembuluh darah Ferry Irawan kian tipis kini.
"Yang ditakutkan sampai ke otak belakang. Kemarin juga sempat diobatin sama alternatif. Pembuluh darah belakang sudah menipis katanya, jadi harus hati-hati kalau emang mau pegang (kepala)," jelasnya.
Kondisi kepala Ferry Irawan kini sudah lemah sehingga harus memakai penyangga leher. Tak hanya itu, kedua tangannya pun kaku dan sulit bergerak.
"Tangan udah parah, dikasih tau syaraf kejepit di tangan ada," lanjutnya.
Tangan kanan Ferry Irawan beberapa waktu lalu bahkan sempat tak bisa bergerak. Hal itu merupakan efek dari dystonianya.
"Yang kanan kemarin sempat nggak bisa bergerak tuh. Saya sempat nggak tau kan, saya pegang dan urut (tangannya) ternyata nggak boleh," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ferry Irawan dan Shinta Bebby Hadiri Kerjasama PT PGI dengan Perusahaan Malaysia
-
Resolusi Tahun Baru 2025, Anggia Novita Ingin Produksi Film Berkolaborasi dengan Sang Anak
-
Anggia Novita Resmi Laporkan Pihak Bank ke Polisi, Ini Masalahnya
-
Diduga Pihak Bank Lepas Tangan Masalah Asuransi, Anggia Novita Tempuh Jalur Hukum
-
Tak Hanya Jadi Produser Film, Anggia Novita Ternyata Memiliki Bisnis Kuliner hingga Kecantikan
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo