Matamata.com - Sidang gugatan Wenny Ariani terhadap artis sinetron Rezky Aditya terkait pengakuan anak masih berjalan di Pengadilan Negeri Tangerang. Sidang beragendakan pembuktian dari pihak Rezky digelar hari ini, Rabu (13/10/2021).
"Tadi pemberian buktinya yaitu terkait pemberian bukti, yaitu mereka juga mengajukan kredit. Waktu tergugat itu bergabung sama klien saya. Karena mereka lebih banyak berbicara soal pekerjaan, hubungan bisnis," kata kuasa hukum Wenny, Ferry Aswan ditemui di Pengadilan Negeri Tanggerang, Rabu (13/10/2021).
Ferry menduga Rezky ingin mengelak sebagai ayah biologis anak dari kliennya lewat bukti itu. Sebab bukti-bukti yang diajukan terkait hubungan kerja Rezky dengan Wenny.
"Secara umum bukti yang mereka serahkan itu kan tak lain adalah untuk membantah apa yang kita gugat kan. Karena mungkin alibinya karena hubungan kerja," ujar Ferry.
Ferry menyerahkan sepenuhnya pada majelis hakim untuk menilai bukti-bukti tersebut. Diketahui Wenny Ariani menggugat Rezky Aditya secara perdata di Pengadilan Negeri Tangerang.
Dalam gugatannya, dia menuntut agar Rezky Aditya mengakui anak yang dilahirkannya pada 8 tahun lalu sebagai darah dagingnya.
Selain gugatan perdata, Wenny Ariani juga melaporkan suami Citra Kirana, Rezky Aditya ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 18 Agustus 2021. Wenny melaporkan Rezky Aditiya atas dugaan penelantaran anak berdasarakan pasal 76B, 77 Undang Undang No.35 tahun 2014. [Muhammad Anzar Anas]
Berita Terkait
-
Dua Ibu, Satu Anak: Citra Kirana Dihadapkan dengan Cinta dan Kehilangan di Air Mata di Ujung Sajadah 2
-
Resmi Tayang Hari Ini, 'Air Mata di Ujung Sajadah 2' Siap Hadirkan Kisah Dua Kali Lebih Menyayat Hati
-
Menguras Emosi Penonton! Titi Kamal Ungkap Kesulitan jadi Ibu di Film 'Air Mata di Ujung Sajadah 2'
-
Citra Kirana Ungkap Kasih Sayang Ibu di Film 'Air Mata di Ujung Sajadah 2'
-
Titi Kamal Bintangi Film 'Air Mata di Ujung Sajadah 2', Rilis First Look soal Kisah Haru Ibu
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo