Matamata.com - Nama Jerome Polin mungkin sudah tidak asing lagi sekarang ini. Jerome sukses menjadi salah satu YouTuber besar dengan konten yang menghibur dan berbobot.
Secara finansial, kehidupan Jerome Polin pun berubah banyak setelah menjadi YouTuber. Ia juga diketahui sudah terjun ke dunia bisnis dengan meluncurkan satu merek minuman dan camilan.
Namun jauh sebelum terkenal, Jerome bukan sosok yang berasal dari keluarga kaya raya. Ia bahkan sempat tidak bisa membayar les ketika duduk di salah satu SD elit.
Cerita tersebut disampaikan oleh Jerome Polin saat menjadi bintang tamu YouTube Deddy Corbuzier baru-baru ini. Jerome rupanya bisa masuk ke sekolah itu berkat beasiswa.
Saat SD, Jerome berada satu sekolah dengan anak-anak crazy rich Surabaya. Keadaan ini sedikit banyak mempengaruhi mental Jerome kecil.
"Saya belajar di sekolah dasar (SD) nasional plus yang dipenuhi anak-anak crazy rich," ucap Jerome melansir YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (7/12/2021).
"Pas SD, sekolah aku itu internasional, tidak internasional sih, tapi nasional plus gitu. Aku bisa masuk sana karena beasiswa di sekolah high class gitu, cuma bayar 10 persen," imbuhnya.
Berteman dengan anak-anak orang kaya membuat mental Jerome terbentuk. Ia menyadari bahwa harga barang-barang yang ia kenakan berbeda dengan harga barang temannya.
"Jadi dari sana mental aku terbentuk, mulai dari barang yang aku pakai, sepatu, dan lainnya beda banget kalau dibanding anak-anak yang sekolah itu," pungkas Jerome.
Tapi Jerome tidak pernah merasa minder karena selalu ingat pesan dari kedua orangtuanya. Di mana mereka berpesan agar Jerome tidak patah semangat dan harus pintar di sekolah.
"Orangtuaku bilang, 'kamu tidak boleh your confident, jangan dilihat apa yang kamu pakai, tapi apa yang kamu bisa lakukan, jadi hargai kepercayaan dirimu'," uap Jerome.
Perjuangan Jerome Polin semakin berat lantaran harus bersaing dengan teman-teman yang rajin mengikuti les tambahan. Padahal saat itu ia tidak punya uang untuk membayar les.
"Saya juga tak bisa les (tambahan pelajaran), karena tidak ada uang. Sedangkan teman-teman aku les. Jadi harus bisa buktikan, bisa belajar dan rajin," ujar Jerome lagi.
"Kalau kamu kalah juga di bidang edukasi dan pendidikan, kamu diremehkan, kamu tidak bisa bersaing, sudah ekonomi kalah, jadi kamu harus lawan," tegasnya.
Namun sekarang perjuangan Jerome Polin sudah membuahkan hasil. Ia berhasil menempuh kuliah S1 di Waseda University, Jepang dan sukses membangun karier sebagai YouTuber pendidikan ternama.
Berita Terkait
-
Perpisahan Sekolah SMP At-Taqwa Jakarta Pusat di Cipanas, Berlangsung Meriah dan Sukses
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul Konsultasi ke KPK
-
Mensos Bentuk Tim Khusus dan Gandeng KPK Usut Polemik Pengadaan Barang
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
Terpopuler
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
-
Menbud Fadli Zon: Iduladha Perkuat Solidaritas Sosial dan Budaya Gotong Royong
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Ratusan Warga Nagarawangi bersama Lifebuoy Gelar Zumba, UMKM hingga Games di Tasikmalaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo