Matamata.com - Aktor Bio One baru saja membuat pengakuan memiliki gangguan mental jenis ADHD, atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder, yakni gangguan mental yang menyebabkan seorang sulit memusatkan perhatian, serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif. Hal itu diidapnya sejak kecil dan masih sampai sekarang.
Gangguan mental tersebut membuat Bio One sulit fokus dan tak beraturan memorinya. Ia pun kerap ingin mencuri perhatian.
"Sampai sekarang lumayan kaya gitu, tapi di umur 15 gue udah mulai bisa nyusun ini momen di tahun berapa, ini kapan, jadi gue inget momennya bukan timeline nya kapan," ungkap Bio One dikutip dari YouTube Erika Carlina, Rabu (2/2/2022).
"Karena gue nggak sadar ternyata gue punya ADHD, jadi kerjaannya susah fokus, agak caper (cari perhatian)," sambungnya.
Meski sudah mengetahuinya sejak usia remaja, Bio One hingga saat ini belum bisa memulihkan dirinya seratus persen. Sampai sekarang, ia kadang harus kerap menahan saat menyadari ingin menjadi pusat perhatian.
"Center of attention itu akhirnya gue nahan diri gue sendiri. Mengatasinya sedikit banyak bisa lah, kadang gue sadar gue lagi ADHD kadang nggak," paparnya.
Menurutnya, orang-orang di sekitarnya pun tak banyak yang tahu ia mengidap gangguan mental tersebut. Mereka mengira, hal itu adalah bagian dari karakter pribadi Bio One.
"Orang menilai itu pribadi gue aja padahal itu bukan gue, itu penyakit. Jadi di frontal inferior gue tuh kekurangan zat yang bikin gue susah fokus dan tenang. Salah satunya jadi cari perhatian, hyperactivity gitu deh," pungkasnya.
Sebelumnya, imbas ADHD Bio One memiliki trauma yang membekas saat SD. Kala itu, ia gagal terpilih cerdas cermat dan hadir di kontes tersebut untuk menjawab semua pertanyaan yang diberikan ke peserta dengan maju ke depan. Namun, aksinya itu malah disebut caper oleh gurunya dan seisi ruangan tersebut melihat ke arahnya hingga membuatnya malu.
Berita Terkait
-
Bio One Jadi Sad Boy, Pendam Rasa Jadi Secret Admirer yang Berakhir Ditinggal Nikah!
-
Film Kereta, Hadirkan Perspektif Berbeda Pada Kata Maaf
-
Melukis Luka Hadirkan Trauma Pasca Tragedi 1998
-
Fokus Pedalaman Karakter Gepeng, Bio One Kena Razia Polisi Dikira Pakai Narkoba
-
Ramai Dihujat Gegara Pakaian, Bio One Buka Suara: Keren Aja Kalau Lu Pede
Terpopuler
-
Mensos: Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa Tahun Ini
-
Revitalisasi Sekolah 2026: Mendikdasmen Kucurkan Rp2,6 Triliun dan Gandeng Starlink
-
Menteri LH Dorong PSEL Palembang Mampu Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
-
The Popstival Vol. 2 Hidupkan Kembali Euforia Festival di Depok yang Lama Dirindukan
-
Cegah Kekerasan Seksual, DPR Minta Kemenag Perketat Pengawasan Pesantren
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo