Matamata.com - Presenter Tio Nugroho mengabarkan bahwa ia telah memutuskan untuk pindah agama ke Islam alias mualaf. Kisah mualaf Tio Nugroho pun viral dan menjadi sorotan netizen.
Usut punya usut, Tio Nugroho memutuskan menjadi mualaf usai mendengar suara azan, dikutip dari Hops--jaringan Suara.com.
Tio mengatakan, selama 42 tahun hidup dan mendengar azan lima kali sehari terasa biasa saja. Namun, ada satu momen yang membuatnya memutuskan menjadi mualaf.
"Ketika gue mendengar azan yang selama 42 tahun, itu gue sering dengar ya sehari lima kali tapi biasa aja. Tapi di hari itu, gue seperti kena kesetrum," kata Tio Nugroho, seperti dikutip dari Hops--jaringan Suara.com, Rabu (23/3/2022).
Lebih lanjut, Tio mengaku ia merasa bingung lantaran merinding saat mendengar azan.
Menurutnya, keputusan menjadi mualaf karena sebuah panggilan.
Tio kemudian pergi ke masjid untuk mengikuti cara salat. Namun, ia bingung karena belum mengerti tata cara salat.
"Saya mau ke masjid, tapi saya bingung enggak bisa salat," jelasnya.
Hingga akhirnya disebut Tio, dia memutuskan bercerita kepada teman-teman dekatnya. KH Ma'ruf Amin adalah sosok yang membimbing prosesi masuk Islam Tio Nugroho.
Selain itu, Maruf Amin ikut membantu Tio dalam mengucapkan dua kalimat syahadat.
Tio mengaku sesegukan dan berkali-kali menyeka air matanya saat melakukan prosesi masuk Islam.
"(Tahun) 2019 adalah masa lalu gue. (Tahun) ke sini adalah masa depan gue. Gue ngejar akhirat. Enggak pernah mau ketinggalan salat," bebernya. (Nur Afitria Cika Handayani)
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo