Matamata.com - Awkarin mengeluhkan sosial media yang sudah membesarkan namanya. Selebgram cantik ini merasa bahwa jejaring sosial belakangan sangat beracun alias toxic.
Menurut Awkarin, pengguna sosial media belakangan ini sering berlomba-lomba memamerkan kebahagiaan demi menarik simpati orang lain.
Baginya, dunia media sosial penuh tipu-tipu dan perlombaan. Terlebih soal pamer kebahagiaan di media sosial.
"Menurut gue, media sosial itu toxic banget. Di mana orang-orang di sana tuh kayak berlomba-lomba menunjukan kebahagiaannya. Bukan hanya untuk memberikan vibrasi positif kepada orang lain," ucap Awkarin melansir akun Instagram @insta.nyinyir.
"Tapi untuk hal-hal yang sebenarnya tujuannya bukan memberi vibrasi positif. Istilahnya mungkin ada yang sekedar pamer atau mungkin ada tujuan tertentu terhadap individual tertentu," tutupnya.
Ucapan Awkarin itu langsung jadi sorotan. Para netizen menyebut mantan pacar Gaga Muhammad itu sedang membicarakan dirinya sendiri.
"Ngomongin diri sendiri ya?" tulis netizen. "Dia sedang membicarakan dirinya sendiri," sentil lainnya.
"Harusnya kamu ngomong sambil bawa kaca," timpal netizen. "Ngeludah ke atas langit," pungkas lainnya.
Sementara itu, Awkarin terkenal usai mengunggah video curhatan putus dari Gaga Muhammad. Curhatannya saat putus mencuri perhatian publik hingga membuatnya semakin terkenal.
Berita Terkait
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
-
Mangkir Dua Kali, Selebgram Lisa Mariana Dijemput Paksa Terkait Video Asusila
-
Polisi Periksa Lisa Mariana sebagai Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil
-
Ramaikan Dunia Hiburan Digital, Fahmi NM Resmi Bergabung dengan LUX Entertainment
-
Diduga Dikriminalisasi, Selebgram Alnaura Laporkan Oknum Polisi ke Divisi Propam Mabes Polri
Terpopuler
-
Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Dukung Said Iqbal Atasi Kasus 8.300 PHK Karyawan PT Freeport Indonesia
-
Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital
-
Menyesal! Davina Karamoy Tak Kuasa Tahan Tangis di Film 'Andai Waktu Bisa Diulang Kembali'
-
Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya
-
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta Sebut Paparan Presiden Prabowo Perkuat Pemahaman Aliran Bernegara
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo