Matamata.com - Untuk kali kedua, Gary Iskak tersandung kasus narkoba. Kali ini, dia ditangkap bersama empat orang lainnya.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan kronologi penangkapan Gary Iskak. Awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat ihwal adanya dugaan penyalahgunaan narkoba.
"Kemudian dilakukan penyelidikan, pengembangan dan akhirnya ditemukan lima orang pada suatu rumah di sekitar Pasir Putih Bandung," kata Ibrahim di Youtube Intens Investigasi dikutip Rabu (25/5/2022).
Saat penyergapan, kelima orang tersebut termasuk Gary Iskak cukup terkejut. Tapi setelahnya, kelimanya kooperatif saat diperiksa.
Di tempat kejadian perkara, petugas menemukan barang bukti berupa alat isap sabu, korek, dan sisa sabu. Saat dites urine, Gary Iskak dan empat orang lainnya positif memakai narkoba jenis tersebut.
"Lima orang tersebut berinisial GI, TR, MA, DW, FS. Dari pemeriksaan urine kelima orang tersebut positif menggunakan sabu," ujarnya.
Kelimanya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut. Setelahnya, mereka baru dibawa ke Mapolda Jawa Barat.
Ini kali kedua Gary Iskak tersandung kasus narkoba. Sebelumnya dia juga ditangkap polisi pada 2007 dan divonis 8 bulan penjara oleh pengadilan.
Tag
Berita Terkait
-
Unggahan Menyedihkan Richa Novisha, usai Meninggalnya Sang Suami Gary Iskak
-
Saingi Nagita Slavina, Istri Gary Iskak Dipuji Wanita Sabar: Semoga Gak Mengulangi Lagi!
-
12 Potret Gary Iskak Quality Time Bareng Keluarga, Naik MRT sampai Staycation di Hotel
-
Curiga Dijebak soal Kasus Narkoba, Gary Iskak Cuma Sehari Ditahan Polisi
-
Tak Ikutan Konsumsi Sabu, Kenapa Tes Urine Gary Iskak Positif?
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo