Matamata.com - Dua anak Uya Kuya, Nino dan Cinta Kuya mengikuti jejak sang ayah untuk terjun di dunia entertainment dengan konten-konten prank.
Sebagaimana Uya Kuya, Nino dan Cinta Kuya kerap membuat konten prank lantaran bisa mendulang banyak jumlah penonton.
"Kita melakukan hal yang orang suka, dan itulah yang ditonton banyak orang. Jadi, mau gimana?" kata Cinta Kuya.
Cinta Kuya menilai, orang Indonesia banyak yang menyukai konten-konten prank dan mencarinya di YouTube.
"Faktanya orang Indonesia juga prank toh," sambungnya dilansir dari YouTube Ruang Interogasi pada Jumat (27/5/2022).
Dengan banyaknya penonton konten prank tersebut, Nino dan Cinta Kuya mengaku bisa banyak mendapatkan pundi-pundi cuan.
"Karena ya prank for fun aja, terus prank juga yang paling banyak ngehasilin," balas Nino Kuya.
Kendati terkesan remeh, Cinta Kuya menilai konten-konten prank yang dibuatnya tidak merugikan orang lain.
"Lagian kita nge-prank enggak ngerugiin orang, enggak ngambil duit," pungkasnya.
Perihal itu, beberapa netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Kocak sih Cinta," tulis seorang netizen, "Gak kebayang sih Cinta sama Nino udah dewasa ya," ujar netizen lain, "Semangat terus," ucap netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Uya Kuya dan Sherina Sepakat Damai soal Polemik Kucing
-
Sudah Dinonaktifkan! Publik Desak Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Mundur dari DPR
-
Cinta Kuya Sering Jadi Korban Bully, Astrid Kuya Bongkar Luka Lama Putrinya: Ternyata Sudah Pendam Sejak Kecil
-
Nino Kuya Dispill Sang Ibu Sudah Punya Pacar, Penampilannya Digunjing
-
Sebut Anaknya Norak Beli Dompet Murah, Uya Kuya Auto Diceramahi: Harusnya Beruntung Punya Anak Kayak Cinta!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo