Matamata.com - Rahim Key yang merupakan kuasa hukum Iko Uwais menjelaskan alasan kliennya mengajukan penundaan pemeriksaan atas dugaan pengeroyokan terhadap lelaki berinisial RR. Ia menyebut kliennya kelelahan mengurusi masalah tersebut.
"Klien kami sedang padat-padatnya aktivitas. Kemudian insiden itu menyita banyak waktu istirahatnya," ujar Rahim Key di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (14/6/2022).
Lebih lanjut, Iko Uwais lewat Rahim Key meminta izin kepada penyidik untuk membuat jadwal pemeriksaan baru.
"Jadi dia ingin istirahat dulu," kata Rahim.
Oleh penyidik Polres Metro Bekasi Kota, permintaan penundaan pemeriksaan Iko Uwais dikabulkan. Mereka sudah menyiapkan jadwal baru bagi Iko.
"Kami memohon untuk diagendakan pemeriksaan pada 20 Juni 2022," kata Rahim Key.
Iko Uwais dilaporkan atas dugaan penganiayaan ke Polres Metro Bekasi Kota. Aksi kekerasan diduga dipicu masalah utang Iko terhadap RR yang mengaku korban.
Awalnya, Iko Uwais menyewa jasa RR untuk mengurus interior rumah baru yang sedang ia bangun. Untuk sistem pembayaran ke RR, Iko menyepakati perjanjian nominal tertentu.
"Jadi baru dibayar setengahnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.
Namun saat ditagih sisa pelunasan pembayaran jasa oleh RR sebesar Rp150 juta, Iko Uwais sama sekali tidak merespons.
Sampai akhirnya, terjadi pertemuan RR dan Iko Uwais pada 11 Juni 2022. RR bersama istri yang melintas di depan kediaman Iko tiba-tiba dipanggil oleh sang aktor untuk berhenti.
Dari situ, percekcokan antara Iko Uwais dan RR tidak terelakan. Hingga akhirnya, Iko bersama seseorang bernama Firmansyah diduga melakukan penganiayaan terhadap RR.
Terkait laporan RR, Polres Metro Bekasi Kota memanggil Iko Uwais untuk dimintai keterangan hari ini. Ia dijadwalkan hadir bersama Firmansyah yang diduga ikut menganiaya RR.
Iko Uwais pribadi membantah dugaan penganiayaan terhadap RR. Ia mengaku hanya membela diri saat menyerang yang bersangkutan.
Iko Uwais lantas membuat laporan balik terhadap RR di Polda Metro Jaya, Jakarta atas dugaan pencemaran nama baik serta penganiayaan. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Gebrakan Baru Sinema Laga! Film 'TIMUR' Resmi Tayang Hari Ini: Debut Sutradara Iko Uwais yang Fenomenal dan Emosional
-
Final Trailer TIMUR: Aksi Brutal, Persaudaraan, dan Emosi Mendalam dari Iko Uwais
-
5 Hal tentang Iko Uwais: Dari Merantau ke Hollywood, Kini Kembali Membangkitkan Sinema Aksi Indonesia
-
Dari Jakarta Hingga Jayapura, Special Screening Film Timur Banjir Antusiasme Penonton
-
Citrakan Prabowo Subianto, Iko Uwais Tanggapi Pro Kontra Film 'Timur'
Terpopuler
-
Pernah Alami Trauma, Karina Suwandi Tak Kapok Bintangi Film Horor 'Tumbal Proyek'
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Dalami Karakter di Film 'Tiba-Tiba Setan', Oki Rengga Rela Alami Memar
-
Menaker Dorong Pemerataan Magang Nasional, Buka Peluang Lebar bagi Putra Daerah
-
Kementan: Industri Sawit Indonesia Ramah Lingkungan dan Siap Menuju B50
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo