Matamata.com - Kabar kurang sedap menimpa Teddy suami mendiang Lina Jubaedah. Seorang pria muncul dan mengaku telah menjadi korban penipuan pemilik nama lengkap Teddy Pardiyana tersebut.
Terduga korban yang bernama Wahyu Yudhistira itu membuat pengumuman lewat grup Facebook Backpacker Internasional. Menurut pria tersebut, Teddy diduga melakukan penipuan berkedok visa.
"Saya ingin sekadar sharing pengalaman lika-liku saya sebagai pejuang visa Amerika. Hati-hati terhadap orang yang saya lingkari merah dan hijau tersebut," ungkap Wahyu Yudhistira dikutip dari postingannya, Jumat (5/8/2022).
Sosok yang dilingkari hijau dalam foto tercantum merupakan Teddy Pardiyana, mantan suami dari mendiang Lina Jubaedah, eks istri Sule.
Sedangkan orang yang dilingkari merah diketahui bernama Pak Soni, orang yang dipromosikan oleh Teddy Pardiyana bisa membantu dokumen untuk mengurus Visa di Amerika.
"Jujur saya tertipu yang senilai 10 juta (rupiah) oleh dua orang ini dengan segenap janji-janji manisnya. Saya yakin dua orang ini sindikat mafia penipuan orang-orang awam terkait pervisaan," beber Wahyu Yudhistira.
Wahyu lebih lanjut menjelaskan bagaimana dia akhirnya menyadari sudah ditipu oleh Teddy Pardiyana dan oknum bernama Pak Soni tersebut.
"Setelah penantian menunggu 8 bulan, saya menyadari bahwa saya telah tertipu karena saya mendengar obrolan via WhatsApp di Hijau (Teddy) sedang memprospek TKI wanita yang baru pulang dari Singapura dan mengiming-imingi visa Amerika dengan biaya 10 juta (sama seperti memprospek saya dulu)," jelasnya.
Terduga korban mengingatkan pada orang-orang agar berhati-hati dengan Teddy Pardiyana dan Pak Soni. Hingga kini Teddy belum merilis pernyataan apapun mengenai tuduhan ini.
Teddy Pardiyana sebelumnya berseteru dengan anak-anak Sule masalah warisan Lina Jubaedah. Ayah satu anak itu mengaku hidup sengsara karena tidak mendapatkan sepeser pun uang dari almarhum istrinya.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Polri Bentuk Satgas Haji 2026: Antisipasi Penipuan dan Visa Ilegal Jemaah
-
Otorita IKN Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen Pegawai, Minta Masyarakat Waspada Hoaks
-
Kemenhaj: Arab Saudi Tak Terbitkan Visa Furoda Tahun Ini, Waspada Tawaran Haji Ilegal
-
Adly Fairuz Dilaporkan Pidana ke Polres Jaktim dan Besok Hadapi Sidang Perdata di PN Jaksel
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo