Matamata.com - Rumah tangga Roro Fitria kini ada di ujung tanduk. Roro diketahui telah menggugat cerai sang suami, Andre Irawan karena beragam alasan, termasuk dugaan KDRT dan juga ketidakjujuran soal masa lalu.
Namun ternyata, ada hal lain yang membuat Roro Fitria tidak terima dengan perbuatan Andre Irawan. Sikap itu adalah saat suaminya tersebut menertawakan benda pusaka mertuanya.
"Melihat rekaman dari tanya jawab mas Andre dan pengacaranya, nyai keberatan. Mengapa ketika tanya jawab benda pusaka bunda, mereka tertawa terbahak-bahak. Nyai tersinggung lho," kata Roro Fitria ditemui di Cikini, Jakarta Pusat pada Jumat (16/9/2022).
Bagi Roro Fitria, benda tersebut adalah warisan turun-temurun dari keluarga. Tentunya sebagai seseorang yang mendapat amanah, ia harus menjaganya.
"Itu adalah warisan, jadi tolong jangan ditertawakan. Nyai tersinggung," ujar artis 32 tahun ini.
Roro Fitria juga menekankan, barang pusaka itu kini hanya sebagai warisan, bukan lagi benda yang harus diritualkan. Apa yang dilakukannya selama ini hanya untuk menjaga peninggalan keluarga.
"Merawat tanpa diritualkan lagi. Tolong dicatat," kata dia.
Tangis Roro Fitria mulai pecah saat ia menyinggung mengenai perjuangan sang ibu selama hidup. Saat ia tengah terpuruk, perempuan yang dipanggil dengan bunda itu setia mendampingi.
"Hanya bunda yang mendampingi Nyai waktu kena kasus. Dia pakai kursi roda saat persidangan," kata dia.
Karena itu, Roro Fitria tidak terima saat barang peninggalan sang ibu menjadi bahan tertawaan Andre Irawan, lelaki yang kini telah digugat cerai olehnya.
Berita Terkait
-
Fadli Zon: Kekayaan Budaya Indonesia Potensi Besar Penggerak Ekonomi Kreatif
-
RI Incar Kursi Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030
-
KAA ke-71: Menbud Fadli Zon Tegaskan Budaya Sebagai Jembatan Perdamaian Dunia
-
Kementerian Kebudayaan Dukung Gelaran Hari Wayang Dunia 2026 di Yogyakarta
-
Suami Mendiang Mpok Alpa Datangi PA Jaksel, Ternyata Ini Sebabnya
Terpopuler
-
Perempuan Cantik dan Bertalenta, Ikut 'Audisi Miss Indonesia 20th' di Jakarta
-
Warga RW 10 bersama Lurah Kalisari, Gelorakan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
-
Konferensi Perjanjian Nuklir NPT Gagal Capai Kesepakatan, Sekjen PBB Kecewa
-
Prabowo Tegaskan RI Sudah Swasembada Pangan di Tengah Konflik Geopolitik
-
Prabowo Minta Kabinet Merah Putih Stop Bangun Kantor Mewah, Alihkan ke Proyek Produktif
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo