Ernest Prakasa. (Instagram/ernestprakasa)

Matamata.com - Komedian Ernest Prakasa turut memberikan komentar ihwal foto Puan Maharani dan Cak Imin yang sedang menyanyap pecel bersama.

Dalam akun Twitter-nya, Ernest Prakasa menilai foto Puan Maharani dan Cak Imin jauh dari kata merakyat sebagaimana yang digaungkan.

"Foto ini semakin menegaskan, seberapa berjaraknya mereka dengan rakyat," tutur Ernest Prakasa.

Baca Juga:
Nyanyi Bareng Krisdayanti, Gelang Mewah Puan Maharani Curi Atensi: Ratusan Juta Itu Kayaknya!

Oleh karena itu, Ernest Prakasa mengutarakan sindirannya perihal klaim Puan Maharani dan Cak Imin yang merakyat. 

Puan Maharani dan Cak Imin makan pecel (Twitter/@puanmaharani_ri)

"Pura-pura merakyat aja gagal total," pungkasnya, ditilik dari akun Twitter @ernestprakasa pada Senin (26/9/2022).

Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.

Baca Juga:
Kemal Palevi Sindir Perayaan Ultah Puan Maharani saat Rapat DPR RI Meski Didemo, Netizen: Ketawa di Atas Penderitaan

"Warung pecelnya tidak natural," tulis seorang netizen, "Makan pecel atau fine dining itu," ujar netizen lain, "Warung pecel mana yang meja dan kursinya berasa lagi kondangan gitu," ucap netizen yang lainnya.

Untuk informasi, Puan Maharani dan Cak Imin membagikan momen makan pecel bersama usai ziarah ke makam Taufiq Kiemas pada Minggu (25/9/2022) 

Puan Maharani dan Cak Imin makan pecel (Twitter/@puanmaharani_ri)

"Tidak di kantor, tidak di rumah. Pertemuan hari ini di warung pecel. Kenapa warung? Ya kenapa tidak," tuturnya.

Baca Juga:
Puan Maharani Naik Salero Diajari Prabowo, Kuda Kesayangan yang Pernah Ditunggangi Presiden Jokowi

Dengan foto makan pecel tersebut, Puan Maharani dan Cak Imin mengeklaim partainya merupakan cerminan wong cilik.

"PDI Perjuangan dan PKB sama-sama partainya wong cilik, partainya wong sendal jepit. Akar rumput inilah yang menjadi perjuangan kami," katanya.

Baca Juga:
Puan Maharani Dibully gegara Sebut Ada Presiden Perempuan di Tahun 2024: Umur Segitu Lagi Halu-halunya

Load More