Matamata.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, untuk membahas peran pengusaha dalam implementasi program pemerintah.
Puan mengatakan Kadin memiliki jaringan pengusaha dari tingkat nasional hingga daerah. Karena itu, menurut dia, Kadin dan DPR RI perlu bersinergi untuk mewujudkan program pemerintah.
“Karenanya saya tadi juga meminta kepada Ketua Umum Kadin untuk memberikan masukan terkait kebutuhan dari Kadin,” kata Puan usai pertemuan.
Selain itu, Puan menyampaikan bahwa Kadin meminta DPR RI mempercepat pembahasan revisi Undang-Undang (UU) tentang Kadin. Menurut dia, peran Kadin diperlukan dalam memberikan partisipasi bermakna dalam proses revisi.
“Untuk memberikan meaningful participation, kebutuhan semua pengusaha, dan kepentingan daerah di seluruh Indonesia, sebelum kemudian draf atau pembahasan RUU itu nantinya dibahas,” ujar Puan.
Sementara itu, Anindya mengatakan Kadin bukan hanya mewakili pelaku usaha, tetapi juga merupakan bagian dari masyarakat.
Menurut dia, Kadin memiliki jaringan hingga ke provinsi dan kabupaten/kota sehingga berbagai persoalan usaha perlu disampaikan kepada DPR RI.
Anindya menegaskan Kadin siap mendukung program pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Ia juga berharap pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau masyarakat dan daerah.
“Karena kita ketahui 90 persen daripada pengusaha Indonesia itu adalah UMKM,” kata Anindya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamendag Roro Esti Bidik Peningkatan Kerja Sama Ekonomi RI-Rusia, Targetkan FTA Rampung 2026
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Rupiah Tembus Rp17.503 per Dolar AS, Tertekan Konflik Selat Hormuz dan Isu PHK Dalam Negeri
-
Puan Ingatkan Pemerintah: Jangan Biarkan Indonesia Jadi Markas Sindikat Judi Online
-
Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Strategis untuk Monetisasi Karya Kreatif Lokal
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi