Matamata.com - Gading Marten sedang merduka karena ibunda tercintanya, Farida Sabtiyastuti meninggal dunia. Ia terlihat tegar saat jenazah sang ibu tiba di ruang VIP G, Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat pada Sabtu (1/10/2022) pukul 20.53 WIB.
Sebelum mengembuskan nafas terakhir, ibunda Gading Marten diketahui sudah dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur selama sebulan.
Meski tidak terlihat meneteskan air mata, mata Gading Marten tidak lepas dari peti jenazah sang ibu yang dibawa petugas. Setelah masuk ke ruang VIP G, bintang film Love For Sale dipeluk beberapa orang.
Gading Marten lantas masuk untuk melihat jenazah sang ibu. Ia yang mengenakan baju serba hitam sempat beberapa saat mematung di depan peti.
Gading Marten menerangkan, ketegaran hatinya karena ia sudah siap dengan kemungkinan terburuk. Putra Roy Marten ini juga tidak mau sang ibu merasakan sakit dalam waktu yang lama.
Tag
Berita Terkait
-
Beri Hadiah Ratusan Juta, Raffi Ahmad dan Nagita Gandeng Legenda Sepak Bola Italia di 'Padel Wars'
-
Gisel & Gading Marten Adu Kemampuan Basket Bareng, Gempi Jadi Penyemangat di Tengah Lapangan
-
Gading Marten Tak Hadir di Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, Ternyata Ada Alasan Tersendiri
-
Ternyata Bukan Agama Resmi, Gading Marten Akui Keyakinannya Berbeda dari Kebanyakan Orang Indonesia
-
Innalillahi, Ariel NOAH dan Raffi Ahmad Nyaris Jadi Korban Jembatan Rubuh!
Terpopuler
-
Jadi Pengacara, Teuku Ryan Merasa Kesulitan soal Bahasa di Sinetron 'Istiqomah Cinta'
-
Hampir 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Puan Maharani: Negara Tidak Boleh Kalah
-
Hilirisasi Dongkrak PNBP Minerba hingga Rp56 Triliun per Mei 2026
-
BGN Buka Suara Soal Dugaan Penyimpangan Pengadaan Makan Bergizi Gratis
-
9 WNI Relawan Gaza Dibebaskan Israel, Komisi I DPR RI Apresiasi Diplomasi Kemlu
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo