Matamata.com - Dewi Perssik tampaknya belum menunjukkan i'tikad untuk mundur dari perseteruan dengan haters sampai saat ini.
Terutama yang terbaru ini, datang seorang hater yang melayangkan sebuah video untuk melaporkan Dewi Perssik kepada pihak yang berwajib.
Ia bahkan menggunakan media sosial untuk memviralkan dirinya dan bisa didengar oleh banyak orang. Tak hanya itu, ada beberapa haters lainnya yang menyerang Dewi Perssik.
Walaupun belum diketahui secara pasti, salah satu hater memberikan tuduhan yang dianggap menyakitkan. Terkait pada kemampuan Depe untuk memiliki anak.
Setelah memilih untuk diam selama beberapa waktu, Dewi Perssik pun tampaknya sudah lelah. Ia pun memberikan tanggapannya melalui media sosial.
Melalui sebuah video, Dewi Perssik menjawab tantangan dari haters yang ingin melaporkan dirinya ke pihak kepolisian.
Sembari dirias oleh MUA, Dewi membeberkan bahwa dirinya sudah melaporkan haters kepada pihak yang berwajib.
"Sudah aku serahkan ke pihak berwajib. Karena saya diemin makin merajalela," kata Dewi Perssik, dikutip dari akun Instagram @lambe_danu_official99 pada Kamis (17/11/2022).
Dewi juga membeberkan bahwa laporan yang ia berikan akan segera diproses oleh kepolisian. Haters diminta untuk menunggu hasilnya di minggu depan.
"Tunggu aja minggu depan," tambah Dewi Perssik.
Belajar dari laporan sebelumnya, Dewi mengingatkan agar netizen tidak membuat perbandingan terkait status dirinya yang menjadi artis.
"Nanti kalau terjadi apa-apa jangan bilang mentang-mentang artis, punya duit, jangan kayak gitu ya," jelas Dewi Perssik.
Ia menegaskan bahwa kini yang disampaikan oleh haters tak hanya mengganggu dirinya, namun banyak orang di luar sana.
"Karena bukan hanya saya yang terganggu, semua orang, selalu di beranda saya ngomong itu melulu. Pusing saya," tambahnya.
Berita Terkait
-
Wamenhut Ungkap 3,32 Juta Hektare Sawit Masuk Kawasan Hutan, Satgas Mulai Sita Lahan
-
Adly Fairuz Dilaporkan Pidana ke Polres Jaktim dan Besok Hadapi Sidang Perdata di PN Jaksel
-
Sebanyak 2.051 Personel Polda Aceh Peroleh Kenaikan Pangkat di Awal Tahun 2026
-
Mabes Polri Kirim 300 Personel Tambahan untuk Percepat Pemulihan Pasca-Banjir Aceh
-
Polri Hadirkan Aplikasi Pengaduan Reserse Terpadu: Layanan Lebih Cepat, Transparan, dan Responsif
Terpopuler
-
Kuota Haji 2026: Wamenhaj Dahnil Anzar Sebut 170 Ribu Jamaah Berisiko Tinggi
-
Gibran di UKSW: Anak Muda Harus Kuasai Coding dan AI Agar Tak Sekadar Jadi Penonton
-
Bungkam Usai Diperiksa KPK, Gus Alex Serahkan Nasib Kasus Kuota Haji ke Penyidik
-
Tekan Impor Baja, PT Tata Metal Lestari Bangun Pabrik Berteknologi Hijau di Purwakarta
-
Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup Bersama Menhan dan Panglima TNI Bahas Rencana Kerja 2026
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season