Matamata.com - Hubungan asmara yang dijalin oleh Fuji dan Thariq Halilintar kerap menjadi sorotan. Terutama tentang desas-desus belum adanya restu dari keluarga, Gen Halilintar.
Hal ini dikarenakan sampai hari ini, Fuji dikabarkan belum bertemu langsung dengan orang tua dan saudara-saudara Thariq selain Atta Halilintar.
Bahkan yang terbaru ini, Atta Halilintar mengadakan pesta perayaan untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-28 tahun.
Namun pada foto yang dibagikan ke publik, tak terlihat Fuji berada di sana. Sementara Thariq hadir dan berfoto bersama yang lain.
Sejak saat itu, banyak netizen yang mulai mempertanyakan keberadaan dari Fuji. Tak sedikit pula yang mulai memberikan komentar negatif.
Thariq buka suara dan langsung menjelaskan semuanya dengan detail melalui Instastory di akun miliknya. Ia pun mengatakan ingin menjawab semua pertanyaan yang muncul.
"Saya ingin menjawab pertanyaan teman-teman yang sudah sangat membanjiri sosmed saya sejak lama," terang Thariq Halilintar.
Melalui pernyataannya, Thariq menjelaskan bahwa tentu saja ia ingin mengenalkan wanita yang akan menjadi istrinya kelak kepada pihak keluarga.
Namun sayangnya, pihak keluarga belum bersedia untuk bertemu dan ia tak tahu alasannya.
"Sebagai anak laki-laki sampai detik ini ingin sekali kapanpun dimanapun mengenalkan wanita yang ia yakini sebagai seorang istrinya kelak bertemu dengan orang tua dan seluruh saudaranya dan menerimanyaa dengan baik, belum tau pasti kenapa sampai sekarang mereka belum bersedia, bukan ranah saya juga untuk menjawab kenapa," jelas Thariq Halilintar.
Sementara itu, terkait ultah Atta Halilintar, Thariq berusaha untuk tidak egois dan tidak memaksakan kehendaknya dengan mengajak sang pacar.
"Saya tidak mau acara pentingnya sampai ada yang tidak datang lagi atau membuat acaranya menjadi tidak nyaman karena saya memaksakan kehendak saya saja," tambah Thariq.
Berita Terkait
-
Bernilai Rp10,1 Miliar, Kemensos Lelang 6,2 Kg Emas dan Mutiara untuk Bantu Keluarga Rentan
-
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-67 Titiek Soeharto dari Paris
-
Betrand Peto Raih Juara 2 di Badminton 'Sportstive+'
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Wamen Isyana Ingatkan Bahaya Manipulasi 'Child Grooming'
-
Kritik Film 'Esok Tanpa Ibu': AI Tak Akan Pernah Bisa Gantikan Peran Ibu
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo