Matamata.com - Wanda Hamidah menghadapi aksi penyitaan rumah kediamannya. Ia pun kini mengaku masih mencoba mencerna kejadian yang menimpa dirinya dan keluarga pada Senin (21/11/2022)
Lewat unggahan di Instagram Story pada Selasa (22/11/2022), dia menyinggung perihal kezaliman manusia.
"Above the law, untouchable," sambungnya lagi.
Wanda Hamidah mengaku sudah melakukan berbagai cara buat mempertahankan rumahnya.
"Dan melakukan upaya pencegahan, perlindungan," imbuhnya.
Dia cuma berharap kasusnya ini bisa segera diselesaikan secara adil.
"Masih berhusnudzon semoga ada upaya proses penyelesaian yang adil. Kalau kita tidak berlindung kepada polisi, kemana lagi rakyat berlindung?" kata Wanda Hamidah.
Ini bukan kali pertama rumah Wanda Hamidah digeruduk massa dalam jumlah besar. Sebelumnya, petugas Satpol PP pernah datang pada Oktober 2022 untuk meminta perempuan 44 tahun mengosongkan rumah.
Diketahui dari peristiwa penggerudukan itu, rumah Wanda Hamidah ternyata diklaim milik Japto Soerjosoemarno. Sang paman, Hamid Husein bahkan ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyerobotan lahan.
Wanda Hamidah pribadi menolak penggusuran paksa karena masih menunggu putusan pengadilan terkait nasib rumah tersebut.
Berita Terkait
-
Terungkap! Samuel Rizal Hapal Ayat Kursi di Film 'Mangku Pocong', Belajar 6 Jam di Kereta Api
-
Reza Rahadian, Arie Kriting hingga Wanda Hamidah Gelar Demonstrasi Tolak RUU Pilkada di Gedung DPR dan MK
-
Wanda Hamidah, Ayu Azhari, Once hingga Uya Kuya Bakal ke Senayan, Ini Hasil Perolehan Suaranya
-
Dulu Sahabatan, Kini Fitri Salhuteru Sindir Nikita Mirzani: Jangan Sok Kebal Hukum
-
Nongol usai Skandal Rebecca Klopper Viral, Muka Fadly Faisal Disorot: Jadi Pemurung Lagi
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo